Peran Dimensi - Dimensi Flourishing di Organisasi Terhadap Kesiapan Kerja Anggota Organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
Dhea Luthvya Salsabila, Dr. Rizqi Nur'aini A'yuninnisa, S.Psi., M.Sc.
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kesiapan kerja lulusan dan ekspektasi pemberi kerja yang tinggi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa faktor-faktor psikologis seperti flourishing dapat mempengaruhi kesiapan kerja lulusan. Namun, hingga kini belum banyak penelitian yang secara langsung mengkaji hubungan antara job flourishing dan kesiapan kerja dalam konteks keorganisasian mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dimensi-dimensi dalam job flourishing terhadap kesiapan kerja mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Gadjah Mada. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam studi ini dengan melibatkan 225 mahasiswa dan menerapkan analisis regresi berganda. Data diperoleh melalui skala Work Readiness Scale (WRS) dan Flourishing-at-Work Scale – Short Form (FAWS-SF) yang telah disesuaikan dengan konteks organisasi mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya dimensi psychological well-being yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja, sedangkan dimensi lainnya tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan kerja lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis, seperti efikasi diri dan perencanaan karier, dibandingkan dengan aspek sosial maupun emosional. Oleh karena itu, organisasi mahasiswa perlu mengembangkan program yang dapat meningkatkan psychological well-being, seperti pelatihan karier, mentoring, dan coaching, guna mendukung kesiapan kerja anggotanya.
Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Organisasi Mahasiswa, Job Flourishing