ANALISIS PERBAIKAN PERKERASAN KAKU DI ATAS TANAH LUNAK MENGGUNAKAN METODE NUMERIS (STUDI KASUS : PROYEK REKONSTRUKSI DAN PELEBARAN JALAN PADA RUAS JALAN 019 TRENGGULI KABUPATEN DEMAK/KUDUS KM 39+390-43+000)
AKHMAD DWI KURNIAWAN, Dr. Eng. Ir. Adhitya Yoga Purnama, ST., M.Eng.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL
Perkerasan
kaku pada tanah lunak sering mengalami permasalahan deformasi akibat beban lalu
lintas yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbaikan
perkerasan kaku menggunakan metode numeris pada proyek rekonstruksi dan
pelebaran jalan di ruas Jalan 019 Trengguli, Kabupaten Demak/Kudus. Analisis
dilakukan dengan pendekatan numeris plane strain untuk mengevaluasi
kondisi eksisting, pengaruh penggunaan jarak cakar ayam terhadap deformasi,
serta gaya dalam yang terjadi pada struktur perkerasan kaku. Analisis dilakukan
secara numeris dengan membandingkan beberapa variasi jarak cakar ayam, yaitu
1,5 m, 2 m, 2,5 m, dan 3 m.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan variasi jarak cakar ayam berkontribusi dalam mengurangi deformasi dan momen lentur pada pelat. Berdasarkan hasil analisis, alternatif perbaikan optimum yang direkomendasikan adalah penggunaan cakar ayam dengan jarak 2 m. Pada konfigurasi ini cakar ayam berpengaruh mengurangi deformasi sebesar 3,88%, deformasi yang terjadi sebesar 1,98 cm, masih berada dalam batas yang diizinkan, serta momen maksimum pada pelat perkerasan berkurang dibandingkan dengan kondisi eksisting.
Rigid
Pavement on soft soil often experiences deformation problems due to repeated
traffic loads. This study aims to analyze the improvement of rigid pavement
using a numerical method in the reconstruction and widening project of Road
Section 019 Trengguli, Demak/Kudus Regency. The analysis was conducted using a
numerical plane strain approach to evaluate the existing conditions, the effect
of cakar ayam spacing on deformation, and the internal forces occurring in the
rigid pavement structure. The numerical analysis compared several variations of
cakar ayam spacing, namely 1.5 m, 2 m, 2.5 m, and 3 m.
The
results of the study show that the variation in cakar ayam spacing contributes
to reducing deformation and bending moments in the slab. Based on the analysis,
the optimum recommended improvement alternative is the use of cakar ayam with a
spacing of 2 m. In this configuration reduces deformation by 3.88%, the
resulting deformation is 1.98 cm, which remains within the allowable limit, and
the maximum moment in the pavement slab is reduced compared to the existing
condition.
Kata Kunci : Perkerasan kaku, tanah lunak, cakar ayam, analisis numeris, deformasi, momen lentur.