Faktor Sosial, Organisasional, Interpersonal, dan Individual dalam Kemajuan Karier Perempuan Indonesia Menuju Posisi Manajerial dengan Status Perkawinan sebagai Pemoderasi
NABILA LINTANG JANNATI, Prof. Amin Wibowo, S.E., M.B.A., Ph.D.
2025 | Skripsi | MANAJEMEN
Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja masih timpang dibandingkan dengan laki-laki sehingga terjadi kesenjangan gender di tempat kerja yang membuat partisipasi perempuan di posisi manajerial pun rendah. Hambatan-hambatan perempuan untuk maju ke posisi yang lebih tinggi disebabkan oleh faktor sosial, organisasional, interpersonal, dan individual serta status perkawinan perempuan dapat memengaruhi faktor-faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi signifikansi faktor sosial, organisasi, antarpribadi, dan individu terhadap kemajuan karier perempuan dengan peran moderasi status perkawinan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui Google Forms. Responden pada penelitian ini sejumlah 556 orang yang telah memenuhi kriteria (warga negara Indonesia dan karyawan perempuan yang telah mengalami promosi jabatan minimal sekali). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana dan Hayes PROCESS Macro pada perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial dan individu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemajuan karier perempuan, sementara faktor organisasi dan antarpribadi berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kemajuan karier perempuan. Selain itu, status perkawinan tidak memoderasi hubungan antara faktor sosial, organisasi, antarpribadi, individu dengan kemajuan karier perempuan.
Women's participation in the workforce is still unequal compared to men, resulting in a gender gap in the workplace that makes women's participation in managerial positions low. Barriers for women to advance to higher positions are caused by societal, organizational, interpersonal, and individual factors, and women's marital status can influence these factors. This study aims to identify the significance of societal, organizational, interpersonal, and individual factors on women's career advancement with the moderating role of marital status. This research is descriptive quantitative research. Data collection was carried out using a questionnaire through Google Forms. Respondents in this study were 556 people who had met the criteria (Indonesian citizens and female employees who had been promoted at least once). Hypothesis testing was conducted using simple regression analysis and Hayes PROCESS Macro on SPSS software. The results show that societal and individual factors have a negative and significant effect on women's career advancement, while organizational and interpersonal factors have a negative but insignificant effect on women's career advancement. In addition, marital status does not moderate the relationship between social, organizational, interpersonal, and individual factors with women's career advancement.
Kata Kunci : Faktor Sosial, Faktor Organisasi, Faktor Antarpribadi, Faktor Individu, Kemajuan Karier Perempuan, Status Perkawinan