Nasionalisme Arab Saudi Dalam Hadiqatul Gurub Karya Gazi Al-Qusaibi: Analisis Semiotik
Agus Setiyawan, Prof. Dr. Sangidu, M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Sastra/Kajian Timur Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap makna nasionalisme Arab Saudi dalam Hadiqatul Gurub karya Gazi Al-Qusaibi. Kajian ini menggunakan pendekatan semiotik dengan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik untuk menafsirkan pesan-pesan yang tersirat dalam karya sastra tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gazi Al-Qusaibi menggambarkan nasionalisme Arab Saudi melalui tiga bentuk makna dalam Hadiqatul Gurub yakni, (1) Merelakan seluruh hidup untuk tanah air, (2) Tulus dalam memperjuangkan negeri, dan (3) Melindungi negeri. Dalam puisi Hadiqatul Gurub (Taman Senja), nasionalisme ditampilkan sebagai ekspresi kerinduan penyair terhadap tanah airnya, yang merepresentasikan bentuk makna pertama dan kedua dari makna nasionalisme. Sementara itu, dalam puisi Badr Ar-Riyadh, nasionalisme diwujudkan melalui kritik sosial sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap negerinya, yang menunjukkan bentuk makna ketiga.
This study aims to analyze and reveal the meaning of Saudi Arabian nationalism in Hadiqatul Gurub by Gazi Al-Qusaibi. This study uses a semiotic approach with heuristic and hermeneutic reading methods to interpret the implicit messages in this literary work. The results of the study indicate that Al-Qusaibi depicts Saudi Arabian nationalism through three forms of meaning in Hadiqatul Gurub, namely, (1) Devoting one's entire life to the homeland, (2) Being sincere in fighting for the country, and (3) Protecting the country. In the poem Hadiqatul Gurub (The Sunset Garden), nationalism is presented as an expression of the poet's longing for his homeland, representing the first and second forms of meaning of nationalism. Meanwhile, in the poem Badr Ar-Riyadh, nationalism is manifested through social criticism as a form of concern and protection for his country, indicating the third form of meaning.
Kata Kunci : Nasionalisme, Arab Saudi, Gazi Al-Qusaibi, Hadiqatul Gurub, Semiotika, Identitas, Kritik Sosial