ALOKASI OPTIMAL DISTRIBUSI KAYU JATI DARI TPK KE DAERAH PERMINTAAN ( Studi Kasus di Perum Perhutani Unit I KPH Cepu )
DANI SUBODRO, Dr. lr. Agus Setyarso, MSc
1998 | Skripsi | S1 KEHUTANANDi Perum Perhutani KPH Cepu, kayu jati sebagai komoditi hutan mempunyai andil untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian berjudul "Alokasi Optimal Distribusi Kayu Jati dari TPK Ke Daerah Permintaan (Studi Kasus di Perum Perhutani Unit I KPH Cepu)" ini bertujuan mengetahui pola distribusi dan biaya, sebelum dan setelah alokasi kayu jati pada KPH Cepu. Pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan analisis regresi dan program lin.ier. Analisis regresi dipakai untuk menaksir biaya transportasi dari TPK ke lokasi konsumen, dan program linier untuk meminimisasi biaya transportasi total. Data yang digunakan meliputi: tingkat penawaran pada setiap sumber (TPK) dan jumlah permintaan pada lokasi konsumen/daerah tujuan, juga data biaya transportasi :perunit barang (kayu jati) dari setiap sumber (TPK) kepada tujuan. Untuk mempermudah pemecahan masalah digunakan program komputer QSB (dengan melalui pendekatan VAM}. Pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa ada tiga buah Tempat Penimbunan Kayu (TPK) di KPH Cepu, yang merupakan sumber penawaran. Selanjutnya ada 56 lokasi konsumen/daerah permintaan yang sebagian besar tersebar di Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan. Permintaan 1n1 meliputi sortimen Al, A2, dan A3. Angkutan yang dilakukan adalah melalui truk untuk pengangkutan di Pulau Jawa. Sedangkan untuk pengangkutan di luar Pulau Jawa dilakukan pula pengangkutan dengan kapal. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa alokasi pada distribusi kayu jati dari TPK Perum Perhutani KPH Cepu ke lokasi konsumen/daerah permintaan belum memberikan hasil yang optimal yang berarti belum efisiennya pemasaran/distribusi kayu. Biaya yang dapat dihemat dengan adanya alokasi yang optimal yaitu: Rp 6.283.005,00 pada sortimen Al, sebesar Rp 6.299.686,00 untuk sortimen A2 dan sebesar Rp 16.553.743,00 untuk sortimen A3. Total biaya yang dapat dihemat sebesar Rp 29.136.434,00.
Kata Kunci : Alokasi, Distribusio, Kayu Jati