Edukasi Lingkungan dan Jasa Lanskap Pertanian Perkotaan melalui Konten Instagram @kebunkumara
Fairuz Husna Aida, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D.; Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A.; Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D.
2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN
Edukasi lingkungan menjadi hal penting dalam mendukung pembangunan pertanian sebagai upaya awal untuk meningkatkan produktivitasnya. Salah satu bentuk menjaga lingkungan adalah melalui kegiatan pertanian perkotaan, yang berfungsi dalam penghijauan kota dan membentuk ekologi berkelanjutan. Salah satu upaya penyebaran edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui media sosial, khususnya Instagram yang juga mendukung dalam peningkatan kualias SDM melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung pembangunan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna dalam konten edukasi lingkungan dan pertanian perkotaan pada Instagram @kebunkumara dari segi makna representasional, interaksional, dan komposisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika sosial visual milik Kress and Van Leeuwen dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis satu konten carousel dan satu konten reels berdasarkan hasil reduksi jumlah penyuka. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pada konten edukasi lingkungan dan jasa lanskap pertanian perkotaan memiliki tiga makna visual, yaitu representasional, interaksional, dan komposisional. Kedua konten tersebut memiliki kombinasi dari setiap makna hingga dapat menyampaikan sebuah pesan dalam konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga interaktif, dan inovatif.
Environmental education is important in supporting agricultural development as an initial effort to increase its productivity. One form of protecting the environment is through urban farming activities, which function in greening the city and forming a sustainable ecology. One of the efforts to disseminate environmental education can be done through social media, especially Instagram, which also supports in improving the quality of human resources through the use of information and communication technology (ICT) to support agricultural development. The purpose of this study is to determine and describe the meaning in the content of environmental education and urban farming on Instagram @kebunkumara in terms of representational, interactional, and compositional meanings. The method used in this research is Kress and Van Leeuwen's visual social semiotics analysis with a qualitative approach. This research was conducted by analyzing one carousel content and one reels content based on the reduction of the number of likes. This research reveals that the environmental education content and urban farming landscape services have three visual meanings, namely representational, interactional, and compositional. Both contents have a combination of each meaning to convey a message in content that is not only informative, but also interactive and innovative.
Kata Kunci : Edukasi lingkungan, pertanian perkotaan, Instagram, semiotika sosial visual, @kebunkumara.