Strategi Komunikasi dalam Diseminasi Inovasi Pertanian Melalui Instagram: Studi Komparasi di BSIP Indonesia dan Rural Development Administration Korea Selatan
Beny Nabila Happy Fauziah, Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P.; Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr, Ph.D.
2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN
INTISARI
Transformasi digital dalam sektor pertanian mendorong lembaga publik untuk mengadopsi media sosial sebagai saluran diseminasi inovasi. Namun, kajian mengenai strategi komunikasi yang digunakan dalam konteks ini masih terbatas, sehingga diperlukan pendalaman mengenai bagaimana strategi komunikasi dapat mendukung penyebaran inovasi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Indonesia dan Rural Development Administration (RDA) Korea Selatan dalam mendiseminasikan inovasi pertanian melalui Instagram. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi komparatif serta kombinasi pengambilan data secara kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini menggunakan model komunikasi Lasswell untuk mengkaji elemen: komunikator, pesan, saluran, audiens, dan efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSIP dan RDA memiliki pola komunikasi yang berbeda dalam penyajian konten inovasi. BSIP lebih menekankan pada narasi institusional dan topik ketahanan pangan, sedangkan RDA mengedepankan penyajian dengan gaya visual yang menarik dan topik pertanian cerdas. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan alternatif strategi komunikasi bagi BSIP Indonesia dengan mempertimbangkan hasil komparasi dengan RDA Korea Selatan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas konten, konsistensi branding, dan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi komunikasi penguatan diseminasi inovasi melalui media sosial.
ABSTRACT
The digital transformation in the agricultural sector has encouraged public institutions to adopt social media as a channel for disseminating innovation. However, studies focusing on communication strategies within this context remain limited, necessitating deeper exploration of how strategic communication can support the diffusion of agricultural innovations. This study aims to identify and analyse the communication strategies employed by the Indonesian Agricultural Instrument Standardization Agency (BSIP) and the Rural Development Administration (RDA) of South Korea in disseminating agricultural innovations through Instagram. Utilizing a descriptive qualitative and comparative approach combined with both qualitative and quantitative data collection methods, this research applies Lasswell’s communication model to examine the elements of communicator, message, channel, audience, and effect. The findings reveal that BSIP and RDA demonstrate different communication patterns in presenting innovation content. BSIP emphasizes institutional narratives and food security topics, while RDA highlights visually engaging formats and smart farming topics. A SWOT analysis was used to formulate alternative communication strategies for BSIP Indonesia, based on a comparative analysis with RDA Korea. The study recommends improving content quality, ensuring branding consistency, and fostering cross-sector collaboration as strategic measures to strengthen innovation dissemination through social media.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Diseminasi Inovasi, Media Sosial Pertanian, Model Lasswell, Analisis SWOT, Communication Strategy, Innovation Dissemination, Agricultural Social Media, Lasswell’s Model, SWOT Analysis