Laporkan Masalah

Identifikasi Kebutuhan dan Arah Pengembangan Permukiman Di Kecamatan Magelang Utara Menggunakan Foto Udara

Hasna Rafifa Balqis, Dr. Iswari Nur Hidayati, S.Si., M.Sc.

2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Permukiman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia karena digunakan sebagai tempat tinggal. Kebutuhan permukiman akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, sedangkan ketersediaan lahan terbatas. Pertumbuhan penduduk di Kecamatan Magelang Utara merupakan yang tertinggi di Kota Magelang sehingga kebutuhan permukimannya juga meningkat dengan cukup pesat. Perlu dilakukan analisis kebutuhan permukiman untuk mengetahui apakah kawasan permukiman yang diatur dalam rencana tata ruang mampu memenuhi kebutuhan di masa depan. Selain itu, juga perlu dilakukan penentuan arah pengembangan permukiman di masa depan. Foto udara sebagai produk penginderaan jauh dapat digunakan dalam proses analisis kebutuhan dan penentuan arah pengembangan permukiman karena memiliki resolusi spasial tinggi sehingga dapat menampilkan kenampakan permukiman dan non permukiman dengan lebih detail.Penelitian ini bertujuan untuk (1) melakukan identifikasi persebaran dan pola permukiman di Kecamatan Magelang Utara dan (2) melakukan proyeksi kebutuhan lahan dan penentuan arah pengembangan permukiman di Kecamatan Magelang Utara. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi visual untuk memetakan lahan permukiman, proyeksi penduduk dengan metode matematik, proyeksi kebutuhan permukiman berdasarkan regresi linear sederhana, dan penentuan arah pengembangan permukiman secara vertikal dengan overlay. Hasil menunjukkan bahwa pemetaan lahan permukiman menggunakan foto udara memiliki overall accuracy sebesar 95,89?n pola permukiman di Kecamatan Magelang Utara bersifat mengelompok. Kemudian, proyeksi kebutuhan lahan permukiman menunjukkan hasil sebesar 255,49 hektar, di mana kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh kawasan permukiman yang diatur dalam rencana pola ruang RTRW Kota Magelang Tahun 2011-2031 sehingga arah pengembangan permukiman dapat dilakukan secara horizontal. Pengembangan hunian secara vertikal dapat dilakukan mulai tahun 2051 dengan prioritas berada di Kelurahan Wates dan Kramat Selatan.

Settlement is one of the basic human needs because it is used as a place to live. The need for settlements will increase along with the increase in population, while the availability of land is limited. Population growth in Magelang Utara   Sub-district is the highest in Magelang City so that the need for settlements is also increasing quite rapidly. It is necessary to analyze settlement needs to determine whether the settlement areas regulated in the spatial plan are able to meet future needs. In addition, it is also necessary to determine the direction of future settlement development. Aerial photograph as a remote sensing product can be used in the process of analyzing the needs and determining the direction of settlement development because it has a high spatial resolution so that it can display the appearance of settlements and non-settlements in more detail.This research aims to (1) identify the distribution and pattern of settlements in Magelang Utara Sub-district and (2) project land needs and determine the direction of settlement development in Magelang Utara Sub-district. This research uses visual interpretation method to map settlement land, population projection using mathematical method, projection of settlement needs based on simple linear regression, and determination of settlement development direction vertically by overlay. The results show that the mapping of settlement land using aerial photography has an overall accuracy of 95.89% and the settlement pattern in Magelang Utara Sub-district is clustered. Then, the projection of settlement land needs shows a result of 255.49 hectares, where the needs can be met by residential areas regulated in the spatial pattern plan of RTRW Kota Magelang Year 2011-2031 so that the direction of residential development can be done horizontally. Vertical settlement development can be started in 2051 with priority in Wates and Kramat Selatan village. 

Kata Kunci : permukiman, foto udara, proyeksi, kebutuhan permukiman, hunian vertikal

  1. S1-2025-473190-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473190-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473190-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473190-title.pdf