Laporkan Masalah

Perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian di Kotamadya Madiun tahun 1986 sampai tahun 1996

David Alfian Maulana, Drs. Soekadri, M.S.

1999 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penclitian ini dilakukan di Kotamadya Madiun. Tujuan penilitian adalah untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian dari tahun 1986 sampai dengan tahun 1996 meliputi luas perubahan dan sebaran keruangannya serta faktor-faktor yang mempengaruhi. Selain itu tujuan penelitian adalah untuk mengetahui luas penyimpangan penggunaan lahan terhadap RTRK tahun 1986 dan bagaimana implikasinya terhadap penyusunan revisi Rencana Tata Ruang Kota untuk tahun perencanaan selanjutnya. Data yang digunakan sepenuhnya data sekunder dengan jalan studi institusional dari instansi-instansi terkait yang memiliki hubungan dengan lahan dan penggunaannya seperti BPN, Dinas Pertanian dan BAPPEDA. Data diperoleh diperoleh juga dengan jalan analisis peta, terutama yang menyangkut data tingkat aksesibilitas lahan dan jarak. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif maupun kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan dengan teknik tumpang susun peta dan analisis kuantitatif dilakukan analisis statistik dengan menggunakan Analisis Korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian terjadi di semua desa. Perubahan ke arah penggunaan rumah, jasa, dan usaha terjadi di semua desa sedangkan industri hanya terjadi di 7 desa. Luas pertambahan terbesar adalah untuk lahan rumah dengan luas pertambahan 155,3391 ha. Sebaran dari masing-masing perubahan tersebut umumnya mengikuti alur jalan. Faktor yang mempunyai hubungan paling erat dengan perubahan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian adalah faktor tingkat aksesibilitas dengan nilai korelasi r = 0,32. Bila dilihat arah jenis perubahannya faktor pertambahan penduduk berhubungan erat dengan perubahan lahan ke arah rumah/perumahan dengan nilai korelasi r = 0,333, faktor jarak lahan berhubungan erat dengan perubahan lahan ke arah penggunaan lahan usaha dengan nilai korelasi —0,367 dan faktor tingkat aksesibilitas berhubungan erat dengan perubahan lahan ke arah penggunaan lahan jasa dengan nilai korelasi r = 0,507. Penyimpangan terjadi pada semua jenis penggunaan lahan dengan penyimpangan terbesar adalah penggunaan lahan rumah/perumahan dengan luas penyimpangan 109,68 ha. Penyusunan revisi RTRK tahun 1996 tetap disesuaikan dengan RTRK tahun 1986 dengan tetap mempertimbangkan perubahan yang telah terjadi baik perubahan tersebut menyimpang atau sesuai dengan arahan RTRK. Revisi RTRK tahun 1996 juga membenahi kekurangan yang ada pada RTRK tahun 1986. Terlihat pada RTRK tahun 1986 terdapat lahan yang sudah ditempati untuk penggunaan lahan non pertanian tertentu masih tetap dimasukkan sebagai kawasan perencanaan untuk penggunaan lahan lain dan pada revisi RTRK arahan penggunaan lahan tersebut dirubah/disesuaikan dengan keadaan yang ada.

-

Kata Kunci : Penggunaan lahan,Perubahan penggunaan lahan,Madiun,Jawa Timur,Lahan Pertanian,rencana Tata Ruang Kota

  1. S1-1999-084936-David_Alfian_Maulana-abstract.pdf  
  2. S1-1999-084936-David_Alfian_Maulana-bibliography.pdf  
  3. S1-1999-084936-David_Alfian_Maulana-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1999-084936-David_Alfian_Maulana-title.pdf