Laporkan Masalah

KELAYAKAN DAN KEBERLANJUTAN PROYEK FOOD ESTATE DI KABUPATEN PULANG PISAU

Dina Mariana Simanjuntak, Dr. Ir. Lestari Rahayu W., M.P; Prof. Dr. Ir. Masyhuri; Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Pengelolahan proyek Food Estate  secara optimal dan berkelanjutan memegang peranan penting terutama untuk menghindari risiko kegagalan. Mengelola aktivitas Food Estate  yang tepat dan sesuai dengan karakteristik lahan dan teknologi spesifik lokasi di daerah lahan pasang surut dengan mengalokasikan sumberdaya yang terbatas yaitu  lahan, tenaga kerja dan modal secara optimal, agar dapat memberikan produksi dan pendapatan yang maksimal serta meningkatkan kesejahteraan hidup petani secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis Kelayakan finansial dalam Proyek Pembangunan Food Estate  Provinsi Kalimantan Tengah. (2) Menganalisis Tingkat Keberlanjutan Proyek Food Estate  Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukan bahwa : proyek Food Estate  di Kecamatan Pandih Batu dinyatakan layak dan berkelanjutan dengan hasil analisis kelayakan dimana (1) Gross B/C sebesar 2,52 dengan keterangan layak, Net B/C ratio sebesar 1,52 dengan keterangan layak, (2) NPV sebesar Rp.95.360,35 juta dengan keterangan layak, (3) IRR sebesar 18?ngan keterangan layak, serta (4) payback period atau jangka pengembalian modal dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, sedangkan hasil analisis keberlanjutan yang dinilai dari lima dimensi yakni (1) dimensi ekologi dengan persentasi 56,34 dengan keterangan cukup berkelanjutan, (2) dimensi ekonomi dengan persentasi 76,37 dengan keterangan sangat berkelanjutan, (3) dimensi sosial dengan persentasi 79,80 dengan keterangan sangat berkelanjutan, (4) dimensi kelembagaan dengan persentasi 61,05 dengan keterangan cukup berkelanjutan, dan (5) dimensi teknologi dengan persentasi 78,17 dengan keterangan sangat berkelanjutan. Hasil analisis multidimensi adalah sebesar 70,35 dimana dengan hasil ini dinyatakan bahwa proyek Food Estate  cukup berkelanjutan.

Optimal and sustainable management of the Food Estate proyek plays an important role, especially to avoid the risk of failure. Manage Food Estate activities appropriately and in accordance with land characteristics and location-specific technology in tidal land areas by allocating limited resources, namely land, labor and capital optimally, in order to provide maximum production and income and improve the welfare of farmers in a sustainable manner. This research aims to: (1) Analyze the financial feasibility of the Central Kalimantan Province Food Estate Development Proyek. (2) Analyzing the Level of Sustainability of the Central Kalimantan Province Food Estate Proyek. The research results show that: the Food Estate proyek in Pandih Batu District is declared feasible and sustainable with the results of a feasibility analysis where (1) Gross B/C is 2.52 with a feasible description, Net B/C ratio is 1.52 with a feasible description, ( 2) NPV of IDR 95,360.35 million with appropriate information, (3) IRR of 18% with appropriate information, and (4) payback period or capital return period of less than 1 year, while the results Sustainability analysis assessed from five dimensions, namely (1) ecological dimension with a percentage of 56.34 with a description of quite sustainable, (2) economic dimension with a percentage of 76.37 with a statement of very sustainable, (3) social dimension with a percentage of 79.80 with information very sustainable, (4) institutional dimension with a percentage of 61.05 with quite sustainable information, and (5) technological dimension with a percentage of 78.17 with very sustainable information. The result of the multidimensional analysis was 70.35, where this result stated that the Food Estate proyek was quite sustainable.

Kata Kunci : Food Estate, Kelayakan Finansial, Keberlanjutan Proyek

  1. S2-2025-471426-abstract.pdf  
  2. S2-2025-471426-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-471426-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-471426-title.pdf