Laporkan Masalah

ANALISIS NIAT ADOPSI QRIS PADA PEMBELIAN PRODUK UMKM MENGGUNAKAN TEORI DORONG - TARIK - TAMBAT DENGAN KONSTRUK UTAUT

Ajeng Putri Pratiwi, Dr. Sahid Susilo Nugroho, M.Sc.

2025 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan sistem pembayaran QRIS oleh masyarakat Indonesia, khususnya dalam penggunaan QRIS terkait pembelian produk atau jasa UMKM menggunakan pendekatan model push-pull-tether dengan konstruk UTAUT sebagai faktor daya tarik yang membuat individu tertarik untuk mengadopsi pembayaran QRIS. Data dikumpulkan dari 304 responden yang menggunakan aplikasi m-banking atau e-wallet. Analisis dilakukan dengan menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi berpengaruh positif terhadap kinerja yang diharapkan. Kinerja yang diharapkan berpengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan, tetapi upaya yang diharapkan tidak berpengaruh signifikan. Di sisi lain, nilai moneter sebagai faktor pendorong tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku penggunaan, pada kenyataannya kepercayaan dan keamanan serta privasi, sebagai faktor penambat, memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku penggunaan. Penelitian ini memiliki keterbatasan. Pertama, penelitian ini menggunakan teori push-pull-mooring yang tidak memiliki konstruk yang tetap. Penelitian selanjutnya dapat lebih mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berpotensi berdampak pada perilaku penggunaan. Kedua, model tersebut tidak mempertimbangkan efek moderasi untuk membantu peneliti lebih memahami dengan jelas dalam kondisi apa efek tersebut menguat atau melemah, diperlukan penelitian selanjutnya untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang penangkapan fenomena yang diteliti. Keputusan untuk beralih tidak hanya dipengaruhi oleh daya tarik yang ditawarkan, tetapi juga oleh dorongan sistem lama dan kebiasaan yang ada. Maka untuk mengakselerasi keuangan digital yang dilakukan pemerintah, diperlukan strategi tidak hanya dari sistem QRIS, tetapi juga untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang ada. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang perilaku penggunaan sistem pembayaran QRIS dari perspektif peralihan dari layanan tunai ke QRIS untuk pembelian produk atau layanan UMKM. Kepraktisan sistem pembayaran tersebut tidak dibarengi dengan pesatnya pertumbuhan penggunaan QRIS di masyarakat. Pengambilan keputusan pengguna juga dipengaruhi oleh kebiasaan lama dan pendorong dari sistem lama.

The aim of this research is to analyze further the factors that influence the acceptance of the QRIS payment system by the Indonesian people, especially in the use of QRIS related to the purchase of MSME products or services using a push-pull-tether model approach with the UTAUT construct as a factor. attraction that makes individuals interested in adopting QRIS payments. Data were collected from 304 respondents who used m-banking or e-wallet applications. The analysis was carried out using PLS-SEM. The results indicate that social influence and facilitating conditions have a positive effect on expected performance. Expected performance has a significant effect on usage behavior, but expected effort does not have a significant effect. On the other hand, monetary value as a pushing factor does not have a significant effect on usage behavior, in fact trust and security and privacy, as mooring factors, have a significant positive effect on usage behavior. This research has a limitation. First, this study uses a push-pull-mooring theory that does not have a fixed construct. Further re-search can further explore other factors that have the potential to have an impact on usage behavior. Second, the model does not consider the moderating effect to help researchers more clearly understand under what condi-tions the effect is strengthened or weakened, future research is needed for a deeper understanding of the capture of the phenomenon being studied. The decision to switch is not only influenced by the attractiveness offered, but also by the encouragement of the old system and existing habits. So in order to accelerate digital finance carried out by the government, a strategy is needed not only from the QRIS system, but also to change existing commu-nity habits. This study enriches the understanding of the behavior of using the QRIS payment system from the perspective of switching from cash to QRIS services for purchasing MSME products or services. The practicality of the payment system is not accompanied by the rapid growth of QRIS use in society. User decision making is also influenced by old habits and drivers from the old system.

Kata Kunci : Perilaku Penggunaan, Sistem pembayaran seluler, UTAUT, faktor dorong - tarik - tambat

  1. S2-2025-471259-abstract.pdf  
  2. S2-2025-471259-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-471259-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-471259-title.pdf