Eksplorasi Pengalaman Hidup Saudara Kandung dari Individu dengan Disabilitas
SAFIRA NUR AISYAH, Elga Andriana, S.Psi, M.Ed, Ph.D
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Keberadaan individu dengan disabilitas mempengaruhi pengalaman hidup anggota keluarga, termasuk saudara kandung. Di Indonesia, penelitian tentang pengalaman hidup saudara kandung individu dengan disabilitas masih minim dibandingkan penelitian yang berfokus pada orang tua. Studi ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman hidup saudara kandung yang tumbuh bersama individu dengan disabilitas fisik atau mental secara holistik. Partisipan terdiri dari 4 orang yang merupakan saudara kandung dari individu penyandang ASD, ADHD, Cerebral Palsy, dan Prader Willi-Syndrome. Metode studi kualitatif yang digunakan adalah fenomenologi dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur. Analisis interpretative phenomenological analysis (IPA) yang telah dilakukan menghasilkan empat tema utama: (1) tumbuh bersama adik disabilitas dalam keluarga; (2) pandangan terhadap pola asuh disabilitas; (3) keterlibatan dalam pengasuhan serta perencanaan masa depan; dan (4) perubahan persepsi terhadap pengalaman hidup dan adik disabilitas dari waktu ke waktu. Penelitian ini merekomendasikan program dukungan holistik untuk keluarga penyandang disabilitas, terutama untuk saudara kandung, guna meningkatkan kualitas hidup mereka.
The presence of individuals with disabilities significantly impacts the life experiences of family members, including siblings. In Indonesia, research on the life experiences of siblings of individuals with disabilities remains limited compared to studies focusing on parents. This study aims to explore the life experiences of siblings growing up with individuals with physical or mental disabilities. The participants consisted of four individuals who are siblings of individuals with ASD, ADHD, Cerebral Palsy, and Prader Willi-Syndrome. The study employed a qualitative phenomenological approach, with data collected through semi-structured interviews. The interpretative phenomenological analysis (IPA) yielded four main themes: (1) growing up with a sibling with disabilities within the family; (2) perceptions of disability parenting; (3) involvement in caregiving and future planning; and (4) evolving perceptions of life experiences and siblings with disabilities over time. This study recommends holistic support programs for families of individuals with disabilities, especially siblings, to improve their quality of life.
Kata Kunci : disabilitas, adik, kakak, pengalaman hidup/disability, younger siblings, older siblings, life experiences