Laporkan Masalah

Analisis Pendanaan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Daerah Dengan Availability Payment: Studi Pada Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Ningtias Safitri, Aviandi Okta Maulana, SE., M.Acc., Ak.,C.A., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur daerah sangat diperlukan. Namun, pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup terbatas dalam pemenuhan dana untuk pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang sumber pendanaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sumber pendanaan terbaik untuk Proyek Pembangunan 3 USB Integrasi di daerah Provinsi DKI Jakarta. Sumber pendanaan alternatif yang dikaji yaitu melalui availability payment. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemungkinan dan kendala yang dihadapi pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal penggunaan pendanaan alternatif. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara opsi pendanaan dengan skema availabilty payment memberikan efisiensi dana sebesar Rp333.899.631.907 apabila dibandingkan dengan penerimaan umum melalui APBD. Jika pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menggunakan pendanaan alternatif ini, akan menghadapi beberapa tantangan dan peluang di masa mendatang. Ada banyak peluang, seperti peluang fleksibilitas fiskal untuk mengelola anggaran secara lebih efisien, percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan, keterlibatan swasta yang meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi. ini termasuk ketergantungan pada beban fiskal jangka panjang dan risiko keuangan, kompleksitas dan panjangnya proses perencanaan, dan keuntungan bagi badan usaha dan risiko bisnis.

The improvement of public services and community welfare through regional infrastructure development is essential. However, regional governments often face budget constraints in fulfilling the funding requirements for infrastructure projects. Therefore, a study on alternative funding sources for regional infrastructure development is necessary. This research aims to evaluate the best funding sources for the construction of three integrastion new school units in the Province of DKI Jakarta. The alternative funding source analyzed is the availability payment scheme. Furthermore, this study seeks to assess the potential opportunities and challenges faced by the DKI Jakarta Provincial Government in utilizing alternative funding mechanisms.

This study employs a qualitative research approach using a case study method. The results indicate that funding through the availability payment scheme provides cost efficiency of approximately IDR 333.899.631.907  compared to general revenue sourced from the regional budget (APBD). Should the DKI Jakarta Provincial Government decide to adopt this alternative funding approach, it may face several challenges and opportunities in the future.

On the one hand, there are many opportunities, such as enhanced fiscal flexibility to manage budgets more efficiently, accelerated development of educational infrastructure, and private sector involvement that improves service efficiency and quality. On the other hand, there are also several challenges, including long-term fiscal dependency and financial risks, the complexity and length of the planning process, as well as potential benefits to private entities and associated business risks.

Kata Kunci : alternatif pendanaan, availability payment, time value of money, pembangunan infrastruktur daerah.

  1. S2-2025-526209-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526209-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526209-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526209-title.pdf