Laporkan Masalah

Strategi PT Permodalan Nasional Madani Sebagai Agen Pembangunan Pemerintah Dalam Membangun Perekonomian Indonesia

Muhammad Zinedine Kaffie, Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

UMKM merupakan penggerak perekonomian Indonesia. Pada tahun 2022, UMKM berkontribusi 65% terhadap PDB, dan 97% terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Data OJK (2019) menunjukkan bahwa UMKM di Indonesia memiliki indeks daya saing yang masih rendah, dikarenakan belum memiliki kemampuan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Hal tersebut disebabkan oleh isu-isu yang ada pada industri pembiayaan UMKM, seperti rendahnya literasi keuangan dan digital masyarakat Indonesia, sumber daya UMKM yang sangat terbatas, ataupun kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan kapabilitas UMKM. Pemerintah telah mengamanahkan PNM sebagai agen pembangunan dengan tujuan meningkatkan perekonomian Indonesia melalui kegiatan UMKM.

Melalui pendekatan manajemen strategik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu pada lingkungan eksternal dan internal yang relevan dengan proses bisnis PNM. Melalui analisis terhadap kedua lingkungan tersebut, peneliti dapat merumuskan beberapa alternatif strategi bisnis dengan mengintegrasikan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang diperoleh dari lingkungan eksternal ataupun internal PNM. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara terhadap manajemen PNM. Analisis pada penelitian ini dilakukan menggunakan alat analisis PESTEL, RBV, VRIO, dan SWOT. Oleh karena itu, alternatif strategi bisnis yang dirumuskan peneliti diindikasikan dapat menciptakan sebuah keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bagi PNM untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai agen pembangunan pemerintah.

SMEs (Small and Medium Enterprise) are the driving force of Indonesia’s economy. In 2022, SMEs contribute 65% to GDP and 97% to employment absorption in Indonesia. Data from OJK (2019) shows that SMEs in Indonesia have a low competitiveness index due to their inability to manage resources effectively. This is caused by issues in the SMEs financing industry, such as low financial and digital literacy, limited SMEs resources, and government policies that do not align with the capabilities of SMEs. The government has tasked PNM as an agent of development to enhance Indonesia's economy through SMEs activities.

Using a strategic management approach, this research aims to analyze the relevant external and internal issues in PNM’s business processes. By analyzing both environments, the researcher formulates alternative business strategies that integrate strengths, weaknesses, opportunities, and threats from PNM’s external and internal environments. The research method used is descriptive qualitative analysis with primary data obtained through interviews with PNM management. The analysis uses PESTEL, RBV, VRIO, and SWOT frameworks. The business strategy alternatives formulated by the researcher are indicated to potentially create a sustainable competitive advantage for PNM and strengthen the company’s position as a government development agent.

Kata Kunci : UMKM, industri pembiayaan UMKM, PESTEL, RBV, VRIO, SWOT, sumber daya, kapabilitas, keunggulan kompetitif, agen pembangunan

  1. S2-2025-510333-abstract.pdf  
  2. S2-2025-510333-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-510333-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-510333-title.pdf