Analisis Daya Tarik Industri Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah di Indonesia
Franciscus Xaverius Widarto, Evi Noor Afifah, M.S.E., Dr
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Dalam kegiatan operasional bank, pengolahan uang rupiah merupakan salah satu aktivitas penting. Bank memiliki dua opsi untuk mengelola uang rupiah, yaitu menggunakan sumber daya internal atau jasa pihak lain, yaitu Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR). Meskipun jumlah uang beredar dan banyaknya kantor cabang dapat memperkuat daya saing PJPUR, perkembangan PJPUR justru menunjukkan penurunan jumlah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis daya tarik industri PJPUR menggunakan Porter’s Five Forces dan GE/McKinsey Matrix. Hasil analisis ini kemudian dipetakan dalam Kaplan and Norton Strategy Map untuk menentukan key success factors yang akan membantu perusahaan membentuk strategi bisnis yang tepat dan berkelanjutan dalam industri PJPUR.
Daya tarik industri PJPUR di Indonesia menunjukkan bahwa market share untuk pelaku industri ini cukup besar. Terdapat permintaan mendesak dari konsumen untuk pengelolaan rupiah, namun pelaku industri merasa kemampuan mereka dalam bernegosiasi harga dengan pelanggan sangat lemah karena adanya pilihan PJPUR lainnya. Selanjutnya, key success factors yang dapat dirumuskan adalah peningkatan kedekatan dan pemahaman kebutuhan pelanggan untuk memperkuat posisi perusahaan di industri PJPUR, penggunaan teknologi terkini dalam operasional, dan pelaksanaan operational excellence untuk menjaga kepercayaan pelanggan.
One important operational activity of banks is processing rupiah currency. Banks have two options for managing rupiah currency: using internal resources or outsourcing to third parties, namely PJPUR. Although the amount of money in circulation and the number of branches can strengthen PJPUR's competitiveness, the development of PJPUR has shown a decline in numbers.
This study aims to identify and analyse the attractiveness of the PJPUR industry using Porter’s Five Forces and the GE/McKinsey Matrix. The results of this analysis are then mapped in the Kaplan and Norton Strategy Map to determine the key success factors that will help companies formulate appropriate and sustainable business strategies in the PJPUR industry.
The attractiveness of the PJPUR industry in Indonesia shows that industry players have a large market share. Consumers urgently demand rupiah management, but industry players feel their ability to negotiate prices with customers is very weak due to the presence of other PJPUR options. Furthermore, the key success factors that can be formulated are increasing closeness and understanding of customer needs to strengthen the company's position in the PJPUR industry, using the latest technology in operations, and implementing operational excellence to maintain customer trust.
Kata Kunci : Daya tarik industri, industri jasa pengelolaan uang rupiah, dan strategi.