Laporkan Masalah

Transformasi Kota Sedang, Kasus : Kota Tegal

Fajar Suryo Pristianto, Prof. Ir. Bakti Setiawan, MA., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Transformasi merupakan suatu proses perubahan menerus yang terjadi secara perlahan, memiliki wujud dalam dimensi spasial, ekonomi dan sosio kultural, memiliki periodisasi masa transformasi, serta memiliki faktor pemicu dan pedorong dinamika yang kompleks, berbedaa antara satu tempat dengan tempat lain dan saling mempengaruhi secara internal maupun eksternal. Transformasi kota merupakan suatu ekspresi pergeseran makna kota yang kompleks, disebabkan oleh hubungan yang saling mempengaruhi antara urbanisasi dan globalisasi, serta mengubah tatanan hidup dan keberlanjutan pada lingkungan kota. Kerangka teoritik penelitian transformasi kota meliputi latar belakang sejarah pembentukan kota, wujud transformasi dan triggers atau driving forces yang menggambarkan dinamika internal-eksternal sebagai agen perubahan kota (Setiawan, 2020). Penelitian ini menggunakan Kerangka Penelitian Deduktif, Mix Method Explanatory Sequentil Design : Quantitative followed by Qualitative yang menggambarkan proses transformasi kota melalui analisis konten, analisis sistem informasi geografis dan deskriptif kualitatif serta disajikan melalui narasi, diagram/skematik transformasi dan pemetaaan. Tren penelitian dan fakta sejarah dari berbagai disiplin ilmu sudah banyak dilakukan, namun demikian masih terpisah secara acak, dan belum terfokus pada Transformasi Kota. Kota Tegal memiliki sejarah transformasi yang panjang dan menjadi bagian dari unit sistem kota di Indonesia. Berbagai rangkaia sejarah dari berbagai era sejak zaman Kerajaan Islam, Era Kota Perdagangan dan VOC Kolonial Belanda, Modernisasi dan Reformasi, serta Era Globalisasi diduga menjadi poin pennting yang mempengaruhi transformasi di Kota Tegal.

Transformation is a process of continuous change that occurs slowly, has a form i spatial, economic and socio-cultural dimensions, has a periodicity of transformation periods, and has complex dynamic triggers and drivers, differing from one place to another and influencing each other internally and externally. Urban transformation is an expression of a complex shift in the meaning of the city, caused by the interplay between urbanization and globalization, and changing the order of life and sustainability in the urban environment. The theoretical framework of urban transformation research includes the historical background of city transformation, the form of transformation and the triggers or driving forces that describe internal external dynamics as agents of urban change (Setiawan, 2020). This study uses a Deductive Research Framework, Mix Method Explanatory Sequential Design : Quantitative followed by Qualitative which describes the process of urban transformation through a synchronic-diachronic process, supported by content analysis, geographic information system analysis and qualitative descriptive and presented through narratives, mapping and schematic diagrams of urban transformation. Research trends and historical facts from various disciplines have been widely carried out, however, they are still randomly separated, and have not focused on Urban Transformation. Tegal City has a long history of Urban Transformation and is part of the city system unit in Indonesia. Various series of history from eras since the time of the Islamic Kingdom, the Era of the Trading City and the Dutch Colonial VOC, Modernization and Reformation and the Globalization era thought to be important points that influence the Transformation in Tegal City

Kata Kunci : Transformasi Kota, Sejarah Pembentukan, Faktor Pemicu Pendorong Transformasi, Wujud Transformasi, Tegal

  1. S2-2025-486378-abstract.pdf  
  2. S2-2025-486378-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-486378-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-486378-title.pdf