STRATEGI PENCIPTAAN KEUNGGULAN KOMPETITIF BERKELANJUTAN PADA PT JAMINAN KREDIT INDONESIA: ANALISIS RESOURCE-BASED VIEW
Agus Suparno, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA.
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui layanan penjaminan kredit. Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, Jamkrindo menghadapi tantangan signifikan, yaitu ketergantungan pada program penjaminan kredit pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan diversifikasi portofolio kredit non-program. Kondisi ini menuntut Jamkrindo untuk mengelola sumber daya dan kapabilitas internal secara efektif guna menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di tengah dinamika industri penjaminan kredit nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif dengan analisis naratif interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajemen perusahaan, studi dokumen internal, serta analisis literatur terkait teori Resource-Based View (RBV) dan kerangka VRIO. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sumber daya dan kapabilitas Jamkrindo serta memberikan rekomendasi strategis yang dapat mendukung upaya perusahaan dalam menciptakan keunggulan kompetitif dan berkelanjutan di industri penjaminan kredit.
Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa Jamkrindo memiliki delapan elemen utama sumber daya dan kapabilitas yang mendukung keunggulan kompetitif berkelanjutan yaitu: sumber daya manusia, brand image perusahaan, kompetensi dan produktivitas SDM, reputasi perusahaan, sumber daya keuangan, budaya perusahaan SDM, tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan manajemen risiko, dan keterlibatan Jamkrindo pada Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (ASIPPINDO). Sumber daya dan kapabilitas ini memenuhi kriteria kerangka kerja VRIO, sehingga dapat memberikan daya saing yang signifikan bagi perusahaan dalam upaya menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan saran strategis bagi Jamkrindo, termasuk diversifikasi portofolio non-program, percepatan transformasi digital, dan penguatan tata kelola perusahaan untuk mempertahankan posisi dominan di industri penjaminan kredit nasional.
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) is a State-Owned Enterprise (SOE) that plays a strategic role in driving the growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia through credit guarantee services. As the largest credit guarantee company in Indonesia, Jamkrindo faces significant challenges, including reliance on government credit guarantee programs such as Kredit Usaha Rakyat (KUR), as well as the demands for adaptation to technological advancements and diversification of non-program credit portfolios. These conditions require Jamkrindo to effectively manage its internal resources and capabilities to create sustainable competitive advantage amidst the dynamics of the national credit guarantee industry.
The research method used is a qualitative approach with descriptive analysis. Data were obtained through in-depth interviews with company management, internal document studies, and literature analysis related to the Resource-Based View (RBV) theory and the VRIO framework. This study aims to evaluate Jamkrindo's resources and capabilities and to provide strategic recommendations that support the company's efforts in creating sustainable competitive advantage in the credit guarantee industry.
The results of this research analysis indicate that Jamkrindo possesses eight key elements of resources and capabilities that support sustainable competitive advantage, namely: human resources, the company’s brand image, HR competence and productivity, the company’s reputation, financial resources, corporate HR culture, good corporate governance (GCG) and risk management, and Jamkrindo’s involvement in the Indonesian Credit Guarantee Company Association (ASIPPINDO). These resources and capabilities meet the criteria of the VRIO framework, thus providing significant competitiveness for the company in creating a sustainable competitive advantage. This study also offers strategic recommendations for Jamkrindo, including diversification of the non-program portfolio, acceleration of digital transformation, and strengthening corporate governance to maintain its dominant position in the national credit guarantee industry.
Kata Kunci : Industi Penjaminan Kredit, UMKM, Analisis RBV, Kerangka VRIO, Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan