Laporkan Masalah

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN KREDIT BERISIKO PADA PT. XYZ

Richard Orland Wijaya Saragih, Basu Swastha Dharmmesta, Prof. Dr., M.B.A.

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Perekonomian Indonesia menghadapi berbagai tantangan selama lima tahun terakhir. Krisis global berdampak negatif pada kinerja bisnis dan stabilitas keuangan perusahaan, khususnya di sektor perbankan. PT. XYZ terdampak tantangan ekonomi yang mempengaruhi kualitas kredit. Untuk mengelola kualitas kredit perlu mengelola kredit berisiko. Portofolio kredit berisiko mengalami penurunan sejak 2020 hingga 2023, namun belum menunjukkan perbaikan dari 2019. Penelitian ini berfokus pada strategi pengelolaan portofolio kredit berisiko pada pemahaman faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi perusahaan dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama penerapan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan PESTEL untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal yang memengaruhi manajemen risiko kredit.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh PT. XYZ dalam mengelola kredit berisiko dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi dan faktor organisasi internal. Strategi utama yang diterapkan antara lain melalui restrukturisasi dan inisiatif strategi bisnis perusahaan dengan pembentukan tim optimalisasi kredit berisiko (Loan at Risk). Tim ini terbukti efektif dalam menurunkan rasio kredit berisiko dan sesuai dengan kondisi saat ini. Namun, terdapat hambatan, pada faktor eksternal, seperti fluktuasi ekonomi, kebijakan pemerintah, kondisi pasar dan faktor internal, seperti kapabilitas internal menjadi hambatan dalam penerapan strategi tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar PT. XYZ memperkuat kapabilitas SDM, beradaptasi dengan perubahan kondisi eksternal, dan terus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan pemantauan dan mitigasi risiko kredit

The Indonesian economy has faced various challenges over the past five years. The global crisis has negatively impacted business performance and the financial stability of companies, particularly in the banking sector. PT. XYZ has been affected by economic challenges that have influenced credit quality. To manage credit quality, it is essential to manage Loan at Risk. The Loan at Risk portfolio has declined from 2020 to 2023 but has not yet shown improvement since 2019. This study focuses on the strategy for managing the Loan at Risk by understanding the internal and external factors that influence the company's strategy and identifying the challenges faced during the implementation of such strategies. The study uses SWOT and PESTEL analyses to identify internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats that affect credit risk management.

The research findings indicate that the strategies implemented by PT. XYZ in managing Loan at Risk are influenced by macroeconomic conditions and internal organizational factors. The primary strategies include restructuring and business strategy initiatives, such as the formation of a Loan at Risk optimization team. This team has proven effective in reducing the Loan at Risk ratio and is aligned with current conditions. However, external challenges such as economic fluctuations, government policies, and market conditions, as well as internal factors such as organizational capabilities, present barriers to the successful implementation of these strategies. This study recommends that PT. XYZ strengthen human resource capabilities, adapt to changes in external conditions, and continue leveraging technological advancements to enhance credit risk monitoring and mitigation

Kata Kunci : Strategi, Manajemen risiko kredit, Faktor Internal dan Eksternal, SWOT, PESTEL, Portofolio kredit berisiko.

  1. S2-2025-510688-abstract.pdf  
  2. S2-2025-510688-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-510688-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-510688-title.pdf