Efektivitas Program Akademi Paradigta dalam Membentuk Kepemimpinan Perempuan Desa di Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal Jawa Tengah
Meti Ayu Wulandari, Dr. Ir. Siti Andarwati, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng.
2025 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan
Pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan, menjadi elemen penting dalam mewujudkan pembangunan nasional yang adil dan sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Akademi Paradigta (API) serta partisipasi akademia dalam pelaksanaannya di Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal. Program ini berfokus pada peningkatan kepemimpinan perempuan dan pembentukan kader-kader desa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan teori efektivitas (Sutrisno, 2010), teori partisipasi (Keith Davis, 1988), dan teori perubahan sosial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa API berhasil menciptakan kader-kader desa yang berperan aktif dalam pembangunan lokal, meningkatkan keterampilan ekonomi, serta memperluas wawasan peserta melalui implementasi modul pembelajaran. Efektivitas program diukur menggunakan lima indikator Sutrisno (2010), yakni pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, pencapaian tujuan, dan perubahan sosial. Meskipun terdapat kendala dalam koordinasi yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan, API tetap menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan. Indikator perubahan sosial tampak nyata dengan terbentuknya kader-kader baru dan meningkatnya partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan serta pembangunan komunitas. Secara keseluruhan, API dinilai sebagai program yang efektif dan berkelanjutan dalam mendorong perubahan sosial berbasis pemberdayaan. Keberhasilan program ini juga ditunjang oleh partisipasi aktif akademia, masyarakat, dan pemerintah. Akademia tidak hanya berperan sebagai peserta pembelajaran, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam komunitasnya. Masyarakat turut mendukung dengan memberikan ruang bagi akademia untuk menerapkan hasil pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari, seperti pembagian peran domestik yang lebih setara dan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, peran pemerintah dalam mendukung kebijakan serta fasilitasi program sangat penting untuk keberlanjutan dan efektivitasnya. Secara keseluruhan, API dinilai sebagai program yang efektif dan berkelanjutan dalam mendorong perubahan sosial berbasis pemberdayaan, dengan dukungan dari berbagai pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaannya.
Community empowerment, especially of women, is an important element in achieving equitable and prosperous national development. This study aims to analyze the effectiveness of the Paradigta Academy Program (API) and the participation of academics in its implementation in Ringinarum Sub-district, Kendal District. The program focuses on improving women's leadership and building village cadres. Using a descriptive qualitative approach, this research utilized effectiveness theory (Sutrisno, 2010), participation theory (Keith Davis, 1988), and social change theory. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using an interactive analysis model.
The results showed that API was successful in creating village cadres who play an active role in local development, improving economic skills, and broadening participants' horizons through the implementation of learning modules. Program effectiveness was measured using Sutrisno's (2010) five indicators of program understanding, targeting accuracy, timeliness, goal achievement, and social change. Although there were coordination barriers that caused delays in implementation, API was successful in increasing women's empowerment. Indicators of social change were evident in the formation of new cadres and increased participation of women in decision-making and community development. Overall, API is considered an effective and sustainable program in promoting empowerment-based social change. The success of this program is also supported by the active participation of academics, the community, and the government. The academics act not only as learners, but also as agents of change in their communities. The community also supports by providing space for academics to apply learning outcomes in their daily lives, such as a more equal division of domestic roles and the involvement of women in decision-making. Meanwhile, the government's role in supporting policy and facilitating the program is critical to its sustainability and effectiveness. Overall, API is considered to be an effective and sustainable program in promoting empowerment-based social change, with the support of various parties contributing to its implementation.
Kata Kunci : Kata kunci: Pemberdayaan Perempuan, efektivitas program, partisipasi masyarakat, Program Akademi Paradigta