Dinamika Perkembangan Perumahan Terencana di Kawasan Pesisir Kota Banda Aceh
Amiratul Jannah Erhasy, Ir. Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM.
2025 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah
Pasca-tsunami,
perkembangan perumahan terencana di Kota Banda Aceh mengarah ke bagian selatan
kota, sesuai dengan rencana pengembangan perumahan yang ada di RTRW Kota Banda
Aceh. Namun, seiring berjalannya waktu, perumahan terencana mulai mengarah ke
bagian utara, yaitu kawasan pesisir yang notabenenya merupakan kawasan rawan
bencana dan bekas dampak tsunami 2004 silam. Oleh karena itu, tujuan penelitian
ialah mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika perkembangan
perumahan terencana di kawasan pesisir, serta sebelumnya ingin dilihat
preferensi masyarakat dan developernya. Selain itu, hasil dari faktor-faktor
yang menyebabkan perkembangan perumahan terencana didiskusikan kembali dengan
para ahli yang pernah meneliti kawasan tersebut atau ikut serta dalam
pembangunan di kawasan pesisir Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini
menggunakan pendekatan induktif kualitatif yang dilakukan melalui observasi
lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Proses analisis dilakukan
dengan mengumpulkan unit informasi yang dirumuskan menjadi tema-tema,
konsep-konsep, dan teori sesuai dengan temuan lapangan pada unit amatan
masyarakat dan developer. Hasil penelitian menemukan bahwa dinamika
perkembangan perumahan terencana di kawasan pesisir Kota Banda Aceh terjadi
karena adanya berbagai faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat dan
developer. Terdapat 10 faktor yang ditemukan pada
masyarakat dan delapan faktor pada developer. Dari perumusan faktor-faktor
tersebut, terbentuk dua teori, yaitu (1) perkembangan perumahan terencana
sebagai respons terhadap transformasi hunian perkotaan dan pengabaian terhadap
risiko bencana, serta (2) perkembangan perumahan terencana sebagai respons
terhadap transformasi perkotaan, adaptasi kebutuhan pasar, dan kebijakan yang
mendukung. Sehingga, terbentuklah dinamika perkembangan perumahan terencana di
kawasan pesisir Kota Banda Aceh.
Post-tsunami,
planned housing development in Banda Aceh city was directed to the southern
part of the city, in accordance with the housing development plan in the Banda
Aceh City Spatial Plan (RTRW). However, over time, planned
housing began to move to the north, namely the coastal area, which is a
disaster-prone area and the former impact of the 2004 tsunami. Therefore, the
aim of the research is to explore the factors that influence the dynamics of
planned housing development in coastal areas, as well as the preferences of the
community and developers. In addition, the results of the factors that led to
the development of planned housing were discussed with experts who had
researched the area or participated in development in the coastal area of Banda
Aceh City.This research method uses a qualitative inductive approach conducted
through field observations, in-depth interviews, and documentation studies. The
analysis process was carried out by collecting units of information that were
formulated into themes, concepts, and theories in accordance with field
findings on the community and developer observation units. The results found
that the dynamics of planned housing development in the coastal area of Banda
Aceh City occurred due to various factors that influenced community and
developer preferences. There are 10 factors found in the community and eight
factors in the developer. From the formulation of these factors, two theories
were formed, namely (1) planned housing development as a response to urban
residential transformation and disaster risk neglect, and (2) planned housing
development as a response to urban transformation, adaptation to market needs,
and supportive policies. Thus, the dynamics of planned housing development in
the coastal area of Banda Aceh City were formed.
Kata Kunci : Kata kunci: Dinamika, Perumahan Terencana, Preferensi, Faktor-Faktor, Kawasan Pesisir, Kota Banda Aceh / Keywords: Dynamics, Planned Housing, Preferences, Factors, Coastal Area, Banda Aceh City