Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN KETERLIBATAN KERJA SEBAGAI PEMEDIASI STUDI PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PT XYZ

Agatha Avina Pramudita, Prof. Gugup Kismono, MBA., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan psikologis pada kepuasan kerja karyawan, dengan keterlibatan kerja sebagai pemediasi. Pemberdayaan psikologis, yang mencakup aspek seperti makna, kompetensi, otonomi, dan dampak, merupakan elemen penting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dalam penelitian ini, keterlibatan kerja berperan sebagai penghubung antara pemberdayaan psikologis dan kepuasan kerja, dimana karyawan yang merasa diberdayakan cenderung lebih terlibat dalam pekerjaan mereka, sehingga meningkatkan kepuasan kerja.

Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan metode purposive sampling dan cross-sectional dalam pengambilan sampelnya. Responden penelitian ini adalah 203 karyawan Generasi Z yang bekerja di PT XYZ dengan masa kerja minimal satu tahun. Analisis dilakukan menggunakan aplikasi AMOS dengan metode SEM.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja, baik secara langsung maupun melalui keterlibatan kerja sebagai variabel mediasi. Keterlibatan kerja berperan sebagai mediasi parsial dalam pengaruh pemberdayaan psikologis pada kepuasan kerja.

This research investigates the impact of psychological empowerment on job satisfaction, with work engagement serving as a mediating factor. Psychological empowerment, which includes dimensions such as meaning, competence, autonomy, and impact, plays a pivotal role in fostering employee job satisfaction. The study posits that empowered employees are likely to be more engaged in their work, which subsequently enhances their job satisfaction levels.

The study employs a quantitative methodology, utilizing purposive sampling and a cross-sectional design to collect data. The sample comprises 203 Generation Z employees from PT XYZ who have worked at the company for at least one year. Data analysis was conducted using the AMOS software with Structural Equation Modelling (SEM) approach.

The findings indicate that psychological empowerment significantly and positively influences job satisfaction, both directly and indirectly through work engagement as a mediating factor. Work engagement was found to partially mediate the relationship between psychological empowerment and job satisfaction.

Kata Kunci : pemberdayaan psikologis, keterlibatan kerja, kepuasan kerja, psychological empowerment, work engagement, job satisfaction

  1. S2-2025-524484-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524484-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524484-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524484-title.pdf