Laporkan Masalah

Analysis of relationship between market reactions and long term performance on Acquisition

NABABAN, Sere Eva A, Dr. Erni Ekawati, MBA

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Tesis ini memberikan perhatian pada aktivitas akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pengakuisisi. Tujuan utama dari tesis ini adalah untuk melihat bagaimana reaksi pasar( market reaction) akan memberikan tuntunan atas gambaran kinerja perusahaan-perusahaan pengakuisisi dalam jangka panjang. Dalam studi ini digunakan 39 perusahaan pengakuisi yang telah melakukan akuisisi dalam periode waktu antara tahun 1991 sampai dengan 1998. Studi ini menerapkan metode event study dengan menggunakan market model untuk menghitung abnormal return. Uji hipotesis yang digunakan adalah One Sample T-test, Multiple Regressions, Wilcoxon Signed-Rank Test dan Manova Test. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pihak perusahaan pengakuisisi menerima negative abnormal return yang signifikan di sepanjang tanggal akuisisi. Hal ini mengindikasikan bahwa peristiwa akuisisi menghasilkan return yang lebih rendah dari predicted return yang diprediksikan oleh pemegang saham perusahaan pengakuisisi. Dalam tesis ini diperlihatkan beberapa faktor yang mempengaruhi abnormal return seperti: financial synergy, size of acquirer, managerial efficiency, growth of acquirer, and business relatedness. Hasil dari pengujian hipotesis terhadap faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa tidak satupun dari variabel tersebut yang memberikan nilai yang signifikan. Hal ini memberikan arti bahwa motif-motif akuisisi tersebut bukan merupakan motivasi utama bagi perusahaan pengakuisi untuk terlibat dalam aktivitas akuisisi. Untuk menilai kinerja perusahaan-perusahaan pengakuisis dalam jangka panjang, digunakan proxy yakni: ROA, ROE, dan Operating Profit Margin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kinerja sebelum dan sesudah akuisisi. Hal ini memberi makna bahwa umumnya perusahaan-perusahaan pengakuisisi tidak mampu mengintegrasikan gain terhadap kinerja jangka panjangnya.

This study is mainly concerned with acquiring firms. The main purpose of this study is to learn how market reaction will lead to improve acquiring firms’ performance. This study is using thirty-nine manufacturing firms of completed acquisition between the periods of 1991-1998. This research applied the event study methodology by using market model to compute the abnormal return. Hypothesis testing uses One Sample T-test, Multiple Regressions, Wilcoxon Signed-Rank Test and Manova Test. The findings show that acquirer earn significant negative abnormal return around the acquisition date indicating that the event generates a return which is lower than the expected return predicted by the shareholders of bidder firms. In this research it determines some factors that influence the abnormal return such as financial synergy, size of acquirer, managerial efficiency, growth of acquirer, and business relatedness. The result indicates that none of variables shows a significant value. It implies that the specific acquisition motives do not reflect as the main driving forces to acquiring firms to engage in acquisition activity. In order to evaluate the acquiring firms’ performance, the proxies being used are ROA, ROE, and Operating Profit Margin. The result shows that overall there is no significant differences in the performance between pre and post acquisition. It infers that acquiring firms generally do not realize the potential gains from acquisitions.

Kata Kunci : Akuisisi,Reaksi Pasar

  1. S2-PAS-2004-SereEvaANababan-abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2004-SereEvaANababan-bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2004-SereEvaANababan-tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2004-SereEvaANababan-title.pdf