Laporkan Masalah

Analisi Persepsi Peminat Konser terhadap Fraud Penjualan Tiket Konser di Indonesia

SILVIA AGUSTINA DAMAYANTI, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadi dan berkembangya tindakan fraud penjualan tiket konser di Indonesia dilihat dari persepsi peminat konser, yaitu pembeli dan penjual. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah dan meminimalisasi terjadinya fraud tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis data berupa data primer dan sekunder. Adapun data tersebut dikumpulkan dari hasil wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Responden yang dipilih dalam penelitian ini adalah beberapa peminat konser. Secara khusus responden difokuskan pada tipe pembeli dan penjual luar, seperti calo dan jastiper yang memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melakukan transkrip, mengumpulkan semua data, membaca data, melakukan pengkodean data, memberi tema dan kategori, dan terakhir menganalisis dari hasil interpretasi data.

Dari penelitian ini ditemukan bahwa faktor terbesar dari terjadinya fraud penjualan tiket konser di Indonesia, apabila dilihat berdasarkan teori diamond fraud adalah berasal dari faktor peluang dan juga kapabilitas. Peluang ini berasal dari peminat yang tinggi dan sikap pembeli yang tergesa saat melakukan transaksi. Kemudian, untuk faktor kapabilitas berasal dari kemampuan fraudster yang dapat melakukan manipulasi serta adanya koneksi “orang dalam.” Berdasarkan hal tersebut, ditemukan penilaian dari para responden terkait sistem penyelenggaraan konser yang masih diperlukan evaluasi guna meminimalisasi fraud. Kemudian sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya fraud yaitu dengan melakukan pengecekan menyeluruh, kemudian pengendalian diri dari pembeli, serta pembenahan sistem penyelenggaraan konser agar lebih ketat.

This study aims to determine what factors cause and develop fraud in concert ticket sales in Indonesia as seen from the perception of concert enthusiast, namely buyers and sellers. In addition, this study also analyzes what efforts can be made to prevent and minimize the occurrence of fraud. The method used in this study is a qualitative method with data types in the form of primary and secondary data. The data was collected from interviews, observations, and documentation. The respondents selected in this study were several concert enthusiast, especially the type of buyers and also external sellers such as ticket scalper and ticket buying service (personal shopper) who have different experiences. Data processing in this study was carried out by transcribing, collecting all data, reading data, coding data, giving themes and categories, and finally analyzing the results of data interpretation. 

From this study, it was found that the biggest factor in the occurrence of fraud in concert ticket sales in Indonesia, when viewed based on the fraud triangle and diamond fraud theories, comes from opportunity and capability factors. This opportunity comes from high demand and the hasty attitude of buyers when making transactions. While the capability factor comes from the ability of fraudsters who can manipulate and also have "insider" connections. From that, it was also found that the respondents' assessments regarding the concert organization or promoter system still needed to be evaluated to minimize fraud. Then, efforts that can be made to prevent fraud can be done by conducting thorough checks and self-control from buyers, as well as fixing the concert organization system to be stricter.

Kata Kunci : Fraud, Tiket Konser, Peminat Konser, Peminat Tinggi, Manipulasi, Pembeli, Penjual, Sistem Penyelenggaraan Konser, Diamond Fraud

  1. S1-2025-461154-abstract.pdf  
  2. S1-2025-461154-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-461154-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-461154-title.pdf