Strategi PT Indosarana Antarnusa dalam meningkatkan pendapatan
NILAKRISNA, Rina, Dr. Gudono, MBA
2004 | Tesis | Magister ManajemenPerekonomian dan politik dunia yang kian membaik, menunjukan gejala posistif dalam aktivitas bisnis dan kehidupan masyarakat dunia. Perubahan pola kehidupan modern membawa peningkatan dan pertumbuhan sektor rumah makan khususnya di Korea Selatan, Jepang dan negara yang banyak mengkonsumsi makanan dengan cara dibakar/dipanggang. Melihat peluang tersebut PT Indosarana Antarnusa yang bergerak dalam industri pembuatan briket arang yang berasal dari limbah serbuk gergaji mencoba untuk dapat bersaing dalam industri pembuatan briket arang. Namun kendala yang permasalahan yang cukup sulit yang dimiliki PT Indosarana Antarnusa membuat perusahaan tersebut mengalami kesulitan untuk meningkatkan pendapatan, serta manajemen yang tidak mendukung membuat PT Indosarana Antarnusa harus melakukan langkah cepat untuk menanggani permasalahan tersebut. Melihat kondisi tersebut penulis mencoba menganalisa kegiatan serta melihat kondisi perusahaan baik kelemahan maupun kekuatan perusahaan, melalui analisa faktor internal (analisa rantai nilai, sumberdaya dan kapabilitas) dan analisa eksternal (five forceÂ’s model). Kekuatan yang dimiliki adanya pembeli (distributor) tetap, investasi cukup besar, tenaga ahli dibidang produksi dan teknologi . Sedangkan kelemahan yang ada dikarenakan proses produksi yang merupakan rekayasa serta perencanaan dan pengendalian dari manajemen yang kurang baik. Oleh karena itu tindakan atau strategi yang dapat diambil oleh manajemen dengan melihat faktor kekuatan dan kelemahan untuk strategi generik mengambil strategi kombinasi diferensiasi dan keunggulan biaya, strategi utama adalah strategi alternatif SO,WO, ST dan WT dan untuk strategi operasi yaitu menindaklanjuti strategi generik dengan melakukan penerapan pada kegiatan produksi
Economics and politics a world of becoming goodness, symptom showing of positive in business activity and life of world society. Change of modern life pattern bring improvement and growth of restaurant sector special y in South Korea, Japan and state which consuming many food by burned / to be grilled. This matter make the make-up used of fuel. See the opportunity of peripatetic PT Indosarana Antarnusa in industry making of charcoal briquette coming from sawdust waste try to be able to compete in industry making of charcoal briquette. Constraint which is problems which difficult enough which owned by PT Indosarana Antarnusa make the the company find difficulties to increase earnings, of company activity because of owning many problems and also management which do not support to make PT Indosarana Antarnusa have to do step quickly for the solution of problems. With that condition and weakness goodness and also strength of company, passing internal factor analysis (analysis value chain, resources of capabilities) and analysis of external (model forceÂ’s five). Strength had by the existence of buyer remained to, big enough investment, area past master produce and technology. While existing weakness because of production process representing engineering and also planning and control of unfavorable management. Therefore strategy or action able to be taken by management seen strength factor and weakness for the strategy of generik take combination strategy of diferensiation and excellence of expense, especial strategy alternative, strategy of SO,WO, ST and of WT and for strategy operate for that is strategy to continue of generic strategy applying at activity of production.
Kata Kunci : Strategi Perusahaan, Peningkatan Pendapatan,Analisis SWOT, Strategy, Analysis SWOT, Analysis Value Chain, Analysis five forcess, Improving of Earnings