Laporkan Masalah

Hubungan Keprcayaan Diri, Perilaku Asertif dan Kemampuan Membangun Relasi Sosial pada Mahasiswa Baru S1 dari Papua di Yogyakarta

Meriel Tosca Gladys Karubaba, Smita Dinakaramani, S.Psi., M.Psi., Psikolog

2024 | Skripsi | PSIKOLOGI

 

Membangun relasi sosial adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap individu. Meskipun demikian, mahasiswa baru S1 dari Papua menghadapi tantangan dalam membangun relasi sosial. Mereka cenderung menutup diri, merasa cemas karena perbedaan budaya, dan kurangnya kepercayaan diri dalam bersosialisasi serta bertindak kurang asertif karena takut dengan pandangan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan perilaku asertif terhadap relasi sosial mahasiswa baru Papua yang sedang berkuliah di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana responden merupakan mahasiswa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, rentang usia 18-25 tahun yang merupakan mahasiswa dari beberapa prodi jurusan dan merupakan mahasiswa Papua. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah skala interaksi sosial yang disusun oleh Miraningsih, the test of self confidence oleh Peter Lauster dan perilaku asertif oleh Khairunnisa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner (self report) berupa pengisian Google form, selanjutnya dilakukan analisis statistik korelasi. Hasil dari penelitian ini kepercayaan diri dan perilaku asertif berperan sebesar 42,3?lam memprediksi relasi sosial.

Building social relationships is an essential skill that every individual must possess. However, new undergraduate students from Papua face challenges in building social relationships. They tend to withdraw, feel anxious due to cultural differences, and lack confidence in socializing, as well as act less assertively out of fear of others' perceptions. This study aims to examine the influence of self-confidence and assertive behavior on the social relationships of new Papuan students studying in Yogyakarta. This research uses a quantitative method, with respondents consisting of male and female students aged 18-25 years, from various academic programs, who are students from Papua. The instruments used in this study include the social interaction scale by Miraningsih, the test of self-confidence by Peter Lauster, and the assertive behavior scale by Khairunnisa. Data collection was conducted using a self-report questionnaire via Google Forms, followed by statistical correlation analysis. reveals that the findings of this study suggest a connection between self-confidence and assertive behavior account for 42.3% in predicting social relationships.

Kata Kunci : Asertif, Kepercayaan Diri, Mahasiswa Papua, Relasi Sosial.

  1. S1-2024-445954-abstract.pdf  
  2. S1-2024-445954-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-445954-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-445954-title.pdf