Laporkan Masalah

Otentisitas Generasi Sandwich Perspektif Soren Kierkegaard

ARUM FADHILAH, Dr. Septiana Dwiputri Maharani, S.S., M.Hum; Dr. Misnal Munir, M.Hum.

2024 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran ganda generasi sandwich dalam memenuhi kebutuhan anak dan orangtua. Hal ini seringkali menimbulkan stres, cemas, dan konflik peran karena peran ganda tersebut harus dijalani. Kondisi cemas, stres dan konflik peran yang dijalani dapat memengaruhi kualitas hidup generasi sandwich dalam memenuhi keseimbangan hidup, Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini berfokus pada dua hal. Pertama, analisis dinamika kebebasan dan tanggung jawab generasi sandwich dalam memenuhi keseimbangan hidup. Kedua, analisis otentisitas pada generasi sandwich perspektif tiga tahap eksistensi Soren Kierkegaard.

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan mengenai masalah aktual dengan metode heremeutika filosofis. Tahapan penelitian ini diawali dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder berupa buku, jurnal, maupun artkel ilmiah yang bersumber dari karya-karya Kierkegaad dengan topik generasi sandwich. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan unsur metodis deskripsi, interpretasi, koheresi intern dan refleksi. 

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertama, peran ganda yang dijalani individu generasi sandwich merupakan perwujudan kebebasan dalam menentukan pilihan secara otonom serta tanggung jawab moral yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Kedua, berkaitan dengan tiga tahap eksistensi yang dilalui individu untuk mencapai otentisitas yaitu, generasi sandwich ditahap estetis mengalami perasaan negatif seperti stres dan bornout yang membuatnya berada dalam kondisi putus asa. Ditahap etis generasi sandwich menyadari bahwa peran ganda merawat orangtua dan mengasuh anak merupakan kewajiban moral yang harus dilakukan. Selanjutnya, ditahap religius generasi sandwich sebagai individu otentik meyakini dan sadar bahwa merawat orangtua dan mengasuh anak merupakan perintah Tuhan yang harus dilaksanakan. JIka manusia tidak mengimani takdir Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka individu tersebut akan jatuh pada eksistensi semu karena terbelenggu dengan nilai agama yang berisi ajaran Tuhan. Oleh karena itu eksistensi otentik ini harus diimani dan dipertahankan dengan sungguh-sungguh oleh individu. 

This research is motivated by the dual role of the sandwich generation in meeting the needs of children and parents. This often causes stress, anxiety and role conflict because the dual role must be carried out. The conditions of anxiety, stress an role conflict that are carried out can affect the quality of life of the sandwich generation in fulfilling life balance. thus, the purpose  of this study focuses on two things. First, the analysis of the dynamics of freedom and responsibility of the sandwich generation in fulfilling life balance. Second, the analysis of authenticity in the sandwich generation from the perspective of Soren Kierkegaard's three stages of existence. 

This research is a literature study on current issues using the philosophical hermeneutics method. The stages of this research begin with collecting primary data and secondary data in the from books, journals, and scientific articles sourced from Kierkegaard's works and the topic of the sandwich generation. The data obtained are then analyzed using the methodological elements of description, interpretation, internal coherence and reflection.

The results obtained from this study are first, the dual role played by sandwich generation individuals is a manifestation of freedom in determining autonomous choices and moral responsibility carried out with full awareness. Second, related to the three stages of existence that individuals go through to achieve, authenticity, namely, the sandwich generation in the aesthetic stage experiences negative feelings such as stress dan burnout which makes them in a state of despair. In the ethical stage, the sandwich generation realizes that the dual role of caring for parents and raising children is a moral obligation that must be carried out. Furthermore, in the religious stage, the sandwich generation as authentic individuals believes and is aware that caring for parents and raising children is a command from God that must be carried out. If humans do not believe in God's destiny seriously, then the  individual will fall into a false existence because they are bound by religious values that contain God's teachings. Therefore, this authentic existence must be believed in and maintained seriously by individuals.  

Kata Kunci : Otentisitas, Soren Kierkegaard, Generasi Sandwich, Kebebasan, Tanggung jawab

  1. S1-2024-461350-abstract.pdf  
  2. S1-2024-461350-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-461350-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-461350-title.pdf