Laporkan Masalah

Kajian Kesetaraan Gender pada Bidang Pendidikan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia

Elghant Qalam Moeshollini, Alia Fajarwati, S.Si., M. IDEA.

2024 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Ketidaksetaraan gender yang muncul di kehidupan masyarakat Indonesia menghambat salah satu gender untuk turut berpartisipasi dalam proses pendidikan yang merupakan aspek penting bagi pembangunan nasional. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) diharapkan menjadi salah satu kebijakan yang mampu mengatasi masalah ini. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya pengarusutamaan gender pada bidang pendidikan di Indonesia, yang ditinjau dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui pengaruh ketersediaan fasilitas pendidikan terhadap partisipasi penduduk pada bidang pendidikan di Indonesia; (2) mengetahui hubungan antara partisipasi penduduk pada bidang pendidikan dengan pembangunan manusia di Indonesia; dan (3) menganalisis pola sebaran spasial capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, tujuan ke-4, target 4.5.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan unit analisis berupa provinsi yang ada di Indonesia. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui metode studi dokumen, terdiri atas jumlah fasilitas pendidikan, Angka Partisipasi Murni (APM) & Angka Partisipasi Kasar (APK) penduduk laki-laki dan perempuan, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tiap provinsi di Indonesia pada tahun 2020. Teknik analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif, analisis spasial, analisis korelasi menggunakan Pearson Product Moment, dan analisis autokorelasi spasial menggunakan indeks Moran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap partisipasi penduduk dimana nilai daya layan fasilitas tidak mempengaruhi tinggi-rendahnya APM baik laki-laki maupun perempuan untuk tiap jenjang pendidikannya. Partisipasi penduduk laki-laki maupun perempuan pada bidang pendidikan memiliki korelasi positif dengan pembangunan manusia di Indonesia dimana semakin besar APM-APK akan semakin tinggi IPM, dan sebaliknya. Capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, tujuan ke-4, target 4.5 terdistribusi spasial secara acak atau random dengan nilai indeks Moran yang relatif rendah sehingga faktor lokasi tidak secara signifikan mempengaruhi besar capaian pada tiap-tiap provinsi.

Gender inequality that arises in Indonesian society hinders one gender from participating in the education process, which is a vital aspect of national development. The Sustainable Development Goals (SDGs) are expected to be one of the policies capable of addressing this issue. This research is conducted as an effort to mainstream gender in the field of education in Indonesia, examined within the context of the Sustainable Development Goals. The objectives of this research are to: (1) determine the effect of the availability of educational facilities on population participation in the field of education in Indonesia; (2) understand the relationship between population participation in education and human development in Indonesia; and (3) analyze the spatial distribution pattern of the achievement of Indonesia's Sustainable Development Goal-4, target 4.5.

This research is a quantitative study with the provinces in Indonesia as the unit of analysis. Data used includes secondary data obtained through document studies, comprising the number of educational facilities, Net Enrollment Rate (NER) & Gross Enrollment Rate (GER) of male and female populations, and the Human Development Index (HDI) for each province in Indonesia in 2020. The analysis techniques used include descriptive statistics, spatial analysis, correlation analysis using Pearson Product Moment, and spatial autocorrelation analysis using Moran's index.

The results of the study showed that the availability of educational facilities does not significantly impact population participation, as the service quality value of these facilities does not influence the level of NER for either males or females across all education levels. Both male and female participation in education positively correlates with human development in Indonesia, meaning that higher NER-GER is associated with a higher HDI (Human Development Index), and vice versa. The achievement of Indonesia's Sustainable Development Goal-4, target 4.5, is spatially distributed at random with a relatively low Moran's Index, suggesting that location factors do not significantly affect the achievement levels across different provinces.

Kata Kunci : kesetaraan gender, pendidikan, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) / gender equality, education, Sustainable Development Goals (SDGs)

  1. S1-2024-438843-abstract.pdf  
  2. S1-2024-438843-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-438843-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-438843-title.pdf