Laporkan Masalah

Durasi Gejala (Symptom Interval) sebagai Faktor Prediktor Kesintasan Rabdomiosarkoma pada Anak

Chatarina Ratna Kurniasari, dr. Bambang Ardianto, M.Sc, Ph.D, Sp.A(K); dr.Sasmito Nugroho, Sp.A(K)

2024 | Tesis | S2 Kedokteran Klinik

INTISARI

Latar belakang: Rabdomiosarkoma (RMS) merupakan keganasan jaringan lunak yang paling sering terjadi pada anak. Tingkat kesintasan RMS pada negara berkembang dikatakan lebih rendah dibandingkan negara maju. Durasi gejala merupakan interval dari onset gejala pertama kali muncul hingga tegak diagnosis RMS. Faktor ini menjadi salah 1 prediktor yang dapat mempengaruhi luaran RMS anak, dan memiliki peluang untuk dilakukan intervensi sehingga diharapkan dapat meningkatkan luaran pasien anak dengan RMS.

Tujuan: Untuk mengetahui apakah durasi gejala merupakan faktor prediktor kesintasan RMS anak dan tingkat kesintasan (OS dan EFS)  pasien anak dengan rabdomiosarkoma di RSUP Dr.Sardjito pada tahun 2011-2021.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif dengan subjek pasien anak usia ?18 tahun yang terdiagnosis rabdomiosarkoma sejak tahun 2011-2021 di RSUP Dr.Sardjito berdasarkan hasil histopatologi. Parameter durasi gejala (symptom interval), usia saat terdiagnosis, lokasi tumor primer, klasifikasi histopatologi, ukuran tumor, dan stadium  tumor dinilai saat pasien terdiagnosis dan dianalisis terhadap luaran OS (overall survival) dan EFS (event-free survival). Analisis univariat dan multivariat dengan cox-regression digunakan untuk menentukan faktor prediktor yang independen.

Hasil penelitian: Durasi gejala merupakan faktor prediktor yang independen terhadap luaran OS dan EFS RMS anak, dengan HR masing-masing 2,24 (IK 95% 1,16-4,34) dan 2,37 (IK 95% 1,26-4,46). Pasien dengan durasi gejala ?6 bulan memiliki OS dan EFS rate masing-masing 12?n 8%, lebih rendah dibanding durasi <6>

Kesimpulan: Durasi gejala merupakan faktor prediktor yang independen terhadap kesintasan RMS anak.

Kata Kunci: durasi gejala, faktor prediktor, rabdomiosarkoma, anak, kesintasan

ABSTRACT


Background: Rhabdomyosarcoma (RMS) is the most frequent soft tissue sarcoma among children. However, its survival rate is lower in developing countries. Symptom interval is the time from first symptom/ sign to a definitive diagnosis. It may be one of the modifiable predictors of pediatric RMS survival that could get any intervention to improve the outcome.

Objective: This study aims to identify symptom interval as predictor factor of pediatric RMS, overall-survival  (OS), and event-free survival (EFS) rates of children suffered from RMS in Dr. Sardjito Hospital in 2011-2021.

Methods: This study is an analytical observational research with a retrospective cohort design. The subjects were children aged below 18 years old that diagnosed as rhabdomyosarcoma based on histopathological examination since 2011-2021 in Dr. Sardjito Hospital. Predictors such as symptom interval, age, histopathological subtype, tumor size, location, and stage were assessed when firstly diagnosed then analyzed for the outcome of pediatric RMS (OS and EFS). Univariate and multivariate analysis using cox-regression were used to identify independent predictor factors.

Results: Symptom interval is an independent predictor factor for OS and EFS in pediatric RMS, with the adjusted hazard ratio were 2,24 (95% CI 1,6–4,34) and 2,37 (95% CI 1,26-4,46), respectively. Children with symptom interval more than 6 months have 12% for OS rate and 8% for EFS rate, lower than patient with symptom interval less than 6 months. Five-year-overall survival and event-free survival in this study were 19% and 16%, respectively.

Conclusion: Symptom interval is a significant independent predictor factor for survival of children with RMS.


Kata Kunci : Durasi gejala, faktor prediktor, rabdomiosarkoma, anak, kesintasan

  1. S2-2024-471312-abstract.pdf  
  2. S2-2024-471312-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-471312-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-471312-title.pdf