Laporkan Masalah

Objectifying Men: The Audience Reception Analysis of Male Objectification in Dear David (2023)

Gisela Lydia Arthauli, Dr. Novi Kurnia, M.SI., M.A.

2024 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Abstrak

Penelitian ini menyelidiki penerimaan audiens terhadap objektifikasi laki-laki dalam film Netflix Indonesia tahun 2023, “Dear David,” dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori penerimaan Stuart Hall. Meskipun objektifikasi biasanya berfokus pada perempuan dalam masyarakat patriarkal, penelitian ini mengeksplorasi topik yang kurang dibahas, yaitu objektifikasi laki-laki dan interpretasinya oleh penonton. Analisis mengungkapkan beragam perspektif audiens. Beberapa penonton melihat objektifikasi laki-laki sebagai perangkat naratif yang menyoroti hasrat perempuan, sementara yang lain mengambil sikap negosiasi atau oposisi, mempertanyakan pelaksanaannya dan tujuannya dalam media. Faktor-faktor yang mempengaruhi interpretasi ini meliputi latar belakang pribadi, pengaruh teman sebaya, paparan media, dan pandangan yang sudah ada sebelumnya tentang peran gender. Temuan menunjukkan bahwa informan yang berada pada posisi dominan-hegemonik memandang objektifikasi laki-laki sebagai cara untuk memvalidasi hasrat perempuan. Namun, yang lain mengkontekstualisasikannya dalam studi gender yang lebih luas, mencerminkan kompleksitas masalah tersebut. Namun, sebagian besar setuju bahwa objektifikasi laki-laki memang merupakan isu yang kurang dibahas dalam masyarakat modern, dan kesadarannya belum terlihat dengan jelas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang wacana gender yang berkembang dalam masyarakat Indonesia, menerangi hubungan rumit antara norma budaya, pengalaman pribadi, dan interpretasi audiens. Dengan memeriksa perspektif yang beragam ini, penelitian ini menawarkan wawasan tentang bagaimana audiens terlibat dengan dan menginterpretasikan representasi gender dalam media kontemporer, khususnya dalam konteks dinamika gender yang berubah di Indonesia.

Abstract

This study investigates audience reception of male objectification in the 2023 Indonesian Netflix film "Dear David," employing a qualitative approach and Stuart Hall's reception theory. While objectification typically focuses on women in patriarchal societies, this research explores the less-examined topic of male objectification and its interpretation by viewers. The analysis reveals diverse audience perspectives. Some viewers perceive male objectification as a narrative device highlighting female desire, while others adopt negotiated or oppositional stances, questioning its execution and purpose in media. Factors influencing these interpretations include personal backgrounds, peer influence, media exposure, and pre-existing views on gender roles. Findings show that dominant-hegemonic positioned informants view male objectification as a means to validate female desire. However, others contextualize it within broader gender studies, reflecting the complexity of the issue. However, most agreements do agree that male objectification is in fact and underdiscussed issue in modern society, and its awareness is yet to be shown clearly. This research contributes to the understanding of evolving gender discourse in Indonesian society, illuminating the intricate relationship between cultural norms, personal experiences, and audience interpretation. By examining these nuanced perspectives, the study offers insights into how audiences engage with and interpret gender representations in contemporary media, particularly in the context of changing gender dynamics in Indonesia.

Keywords: Male Objectification, Audience Reception, Stuart Hall,

Female Gaze, Film

Kata Kunci : Male Objectification, Audience Reception, Stuart Hall, Female Gaze, Film

  1. S1-2024-454622-abstract.pdf  
  2. S1-2024-454622-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-454622-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-454622-title.pdf