Laporkan Masalah

Signifikansi Puisi Nabi Karya Yoon Gon-Gang: Kajian Semiotika Riffaterre

Nabilah Atika Oktavia, Suray Agung Nugroho, S.S., M.A., Ph.D.

2024 | Skripsi | BAHASA KOREA

Yoon Gon-Gang merupakan salah satu penyair Korea yang aktif pada periode kesusastraan zaman kolonialisme Jepang. Salah satu hasil karya puisi Yoon Gon-Gang berjudul Nabi 'Kupu-kupu'. Untuk mengetahui makna yang terkandung dalam puisi Nabi, maka puisi ini dianalisis menggunakan teori semiotika Michael Riffaterre (1978). Berdasarkan teori ini, puisi dianalisis ke dua tahapan, yaitu pembacaan heuristik yang menghasilkan arti literal dari setiap kata dan pembacaan hermeneutik untuk mengetahui lebih dalam makna puisi berdasarkan konvensi sastra. 

Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan datan diambil dari puisi Nabi karya Yoon Gon-Gang dalam buku antologi hanguk hyeondaesi. Analisis data dilakukan melalui pembacaan dua tingkat, yaitu pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik semiotika Riffaterre.

Melalui pembacaan heuristik, puisi ini menceritakan tentang perubahan buruk yang dialami seekor kupu-kupu dalam kehidupannya. Hal ini dapat dilihat dari seluruh bait dalam puisi Nabi yang menunjukkan perubahan yang terjadi pada kehidupan kupu-kupu. Kemudian, melalui pembacaan hermeneutik dapat ditemukan bahwa puisi ini memiliki makna tentang kesedihan yang dirasakan oleh masyarakat Korea pada zaman kolonialisme Jepang. Cobaan hidup yang telah dilewati masyarakat Korea menimbulkan kesedihan dalam kehidupan masyarakat Korea yang dapat dilihat dari seluruh bait dalam puisi ini.

Yoon Gon-Gang is a Korea poet who was active in the literary period of the Japanese colonization era. One of Yoon Gon-Gang's poetry works is entitled Nabi 'Butterfly'. To find out the meaning contained in the poem Nabi 'Butterfly', the poem is analyzed using Michael Riffaterre's semiotic theory. Based on this theory, the poem is analyzed into two stages, namely heuristic reading which produces the literal meaning of each word and hermeneutic reading to find out more about the meaning of the poem based on literary conventions. 

The type of research method used is descriptive qualitative method. Data was done through on the 'Butterfly' poem by Yoon Gon-Gang in the anthology book hanguk hyeondaesi. Data analysis is done through heuristic reading and hermeneutic reading. 

Through heuristic reading, this poem tells about the bad transformation that a butterfly experiences in its life. This can be seen from all the stanzas in the 'Butterfly' poem that show the transformation that occur in the butterfly's life. Then, through hermeneutic reading, it was found that this poem has a meaning about the sadness felt by Korean society during the Japanese colonial era. The ordeal of life that the Korean people had gone through triggered the sadness in the lives of Korean people which can be seen from all stanzas in this poem. 

Kata Kunci : Nabi, Kupu-kupu, Kesedihan, Yoon Gon-Gang, puisi Korea, Semiotika Riffaterre

  1. S1-2024-439499-abstract.pdf  
  2. S1-2024-439499-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-439499-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-439499-title.pdf