AKUNTABILITAS INFORMAL DALAM PENYELENGGARAAN RETRIBUSI PARKIR DI KAWASAN MALIOBORO
SYLVIE PURIGATIVA DWISANITI, Ahmad Zaki, S.E., M.Acc.
2024 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas informal dalam
penyelenggaraan retribusi parkir TJU di kawasan Malioboro, Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berbasis studi kasus. Metode
yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara semi-terstruktur,
observasi lapangan, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini membahas interaksi
antara juru parkir dengan masyarakat melalui akuntabilitas informal yang belum
banyak diteliti dalam praktik akuntabilitas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan,
ditemukan adanya akuntabilitas informal yang berbentuk dalam penyelenggaraan
retribusi parkir TJU di kawasan Malioboro melalui pemenuhan dimensi shared
norms dan facilitate behaviors. Akan tetapi akuntabilitas informal yang terbentuk
tidak selaras dengan akuntabilitas formal. Penelitian ini juga mengidentifikasi
beberapa bentuk akuntabilitas informal yang justru menormalisasi berbagai
pelanggaran yang ada sehingga tidak mendukung kepatuhan terhadap akuntabilitas
formal. Hal ini berdampak negatif terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah
(PAD) Kota Yogyakarta dari retribusi parkir tepi jalan umum (TJU). Kurangnya
pengetahuan masyarakat mengenai aturan perparkiran dan minimnya upaya
pemerintah dalam mengedukasi masyarakat serta tindak lanjut atas pelanggaran
yang tidak tegas menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya sinergi
antara akuntabilitas formal dan informal yang terbentuk.
This study aims to analyze informal accountability by the community in the
management of on-street parking fees in the Malioboro area of Yogyakarta. The
research adopts a qualitative method with a case study approach. Data collection
methods include semi-structured interviews, field observations, and documentation.
The study discusses the interaction between parking attendants and the public
through informal accountability, which has not been widely explored in
accountability practices. Based on the research conducted, informal accountability
in the management of on-street parking fees in Malioboro was found to manifest
through the fulfillment of the dimensions of shared norms and facilitate behaviors.
However, the established informal accountability does not align with formal
accountability. This study also identifies several forms of informal accountability
that, in fact, normalize various violations, which do not support compliance with
formal accountability. This has a negative impact on optimizing local revenue from
on-street parking fees. The lack of public knowledge regarding parking regulations
and the government's minimal efforts to educate the public, along with the lack of
firm follow-up on violations, are factors that influence the lack of synergy between
the established formal and informal accountability.
Kata Kunci : Retribusi Parkir TJU, Malioboro, Akuntabilitas Informal, Studi Kasus, Pendapatan Asli Daerah (PAD)