Jenis Cedera Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Peran Korban Kecelakaan Yang Diperiksa di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2019
Grahadana Handika, dr. Beta Ahlam Gizela, DFM., Sp.FM., Subsp, FK (K); dr. Martiana Suciningtyas Tri Artanti., Sp.FM.
2024 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang: Lalu lintas adalah ruang prasarana yang berupa jalan dan fasilitas penumpang bagi kendaraan, orang, dan atau barang untuk bergerak pindah. Berkaitan dengan itu, dapat terjadi insiden yang tidak terduga yaitu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas bergantung pada jenis cedera yang dialami korban kecelakaaan juga melibatkan peran korban saat terjadi kecelakaan. Menurut data dari Polres Klaten pada tahun 2019, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 1.248 kasus yang terjadi di wilayah Klaten. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai jenis cedera akibat kecelakaan lalu lintas berdasarkan peran korban kecelakaan.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui distribusi jenis cedera berdasarkan peran korban pada kecelakaan lalu lintas.
Metode Penelitian: Studi deskriptif observasional dengan rancangan penelitian potong lintang dan pengambilan data melalui data sekunder dari rekam medis di IGD RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro pada tahun 2019.
Hasil: Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan mayoritas karakteristik subjek penelitian yang mengalami cedera akibat kecelakaan lalu lintas pada kelompok usia 19-59 Tahun (57,25%), jenis kelamin terbanyak didapatkan pada laki-laki (63.36%) dengan jenis kendaraan sepeda motor (77.86%) berperan sebagai kelompok pengemudi (93.14%) yang memiliki jenis cedera dengan luka lecet (49.47%). Berdasarkan variabel kendaraan terdapat 5 kelompok antara lain (1) pada kelompok sepeda motor terdapat 102 subjek (77.86%), (2) pada kelompok sepeda kayuh terdapat 18 subjek (13,74%), (3) pada kelompok pejalan kaki terdapat 7 subjek (5,34%), (4), pada kelompok mobil terdapat 3 subjek (2,29%), (5), pada kelompok kendaraan lainnya terdapat 1 subjek (0.76%) dengan jenis kendaraan becak.
Kesimpulan: Jenis kendaraan yang paling banyak mengalami kecelakaan lalu lintas adalah Sepeda Motor sejumlah 102 subjek (77.86%). Jenis cedera yang paling banyak dialami adalah luka lecet sejumlah 61 subjek (46.56%). Peran korban yang paling banyak mengalami kecelakaan adalah peran pengendara sepeda motor sebanyak 95 subjek (93.14%) dengan proporsi 47 subjek (49.47%) mengalami luka lecet, 20 subjek mengalami fraktur (21.05%), 17 subjek (17.89%) mengalami luka robek, dan 11 subjek (11.58%) mengalami memar.
Background: Traffic refers to the infrastructure space consisting of roads and passenger facilities for vehicles, people, and/or goods to move. Along with this, unexpected incidents such as traffic accidents can occur. The causes of traffic accidents depend on the type of injury sustained by the accident victims and also involve the role of the victims at the time of the accident. According to data from the Klaten Police in 2019, there was an increase in traffic accidents, with 1,248 cases occurring in the Klaten area. Therefore, the researchers are interested in conducting a study on the types of injuries resulting from traffic accidents based on the role of the accident victims.
Research Objective: To determine the types of injuries resulting from traffic accidents based on the role of the accident victims.
Research Method: A descriptive observational study with a cross-sectional design and data collection through secondary data from medical records in the Emergency Department of dr. Soeradji Tirtonegoro Hospital in 2019.
Results: Based on the results and discussion of the conducted study, it can be concluded that the majority of the subjects who sustained injuries from traffic accidents were in the age group of 19-59 years (57.25%), with the majority being male (63.36%) and motorcyclists (77.86%) acting as drivers (93.14%) who experienced abrasions (49.47%). Based on vehicle variables, there are 5 groups: (1) the motorcycle group with 102 subjects (77.86%), (2) the bicycle group with 18 subjects (13.74%), (3) the pedestrian group with 7 subjects (5.34%), (4) the car group with 3 subjects (2.29%), and (5) the other vehicle group with 1 subject (0.76%) involving a pedicab.
Conclusion: The most common type of vehicle involved in traffic accidents was motorcycles with 102 subjects (77.86%). The most common type of injury was abrasions, affecting 61 subjects (46.56%). The role most frequently involved in accidents was that of motorcycle riders, with 95 subjects (93.14%), of which 47 subjects (49.47%) experienced abrasions, 20 subjects (21.05%) had fractures, 17 subjects (17.89%) had lacerations, and 11 subjects (11.58%) had bruises.
Kata Kunci : Jenis Cedera, Kecelakaan Lalu Lintas, Peran Korban Kecelakaan, Klaten.