Pusat Wisata (Tourism Center) dengan Pendekatan Ekowisata (Ecotourism) di Kawasan Teluk Ondaro Desa Bete - Bete
PUA VICTORY CONCORDIA, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D.
2024 | Skripsi | ARSITEKTUR
Pariwisata memiliki potensi untuk menjadi alat yang ampuh untuk pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan jika didekati melalui prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan dan ekowisata. Penelitian ini berfokus pada Kawasan Teluk Ondaro di Desa Bete-Bete, di mana sebuah pusat pariwisata inovatif telah dibangun, dengan pendekatan ekowisata sebagai intinya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji elemen-elemen kunci dan hasil dari proyek ekowisata ini.
Penelitian ini menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan pusat pariwisata. Masyarakat setempat telah menjadi mitra aktif dalam merancang pengalaman yang menampilkan budaya dan lingkungan mereka, sehingga memastikan keberlanjutan proyek dan rasa kepemilikan.
Selain itu, aspek konservasi lingkungan dari pendekatan ekowisata di Kawasan Teluk Ondaro juga dieksplorasi. Penelitian ini membahas berbagai praktik ramah lingkungan, seperti perlindungan satwa liar, pengelolaan limbah, dan perilaku pariwisata yang bertanggung jawab yang membantu menjaga keindahan alam di kawasan tersebut sambil menawarkan kesempatan pendidikan bagi pengunjung.
Pada akhirnya, pusat wisata (tourism center) Kawasan Teluk Ondaro berfungsi sebagai model untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan, yang menunjukkan keberhasilan integrasi prinsip-prinsip ekowisata dengan keterlibatan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi wawasan yang berharga bagi para praktisi, pembuat kebijakan, dan peneliti yang tertarik untuk mempromosikan inisiatif pariwisata berkelanjutan yang memprioritaskan pelestarian lingkungan dan pembangunan sosial-ekonomi.
Tourism has the potential to be a powerful tool for economic growth and environmental preservation when approached through sustainable and ecotourism principles. This study focuses on the Ondaro Bay Area in Bete-Bete Village, where an innovative tourism center has been established, with an ecotourism approach at its core. The primary objective of this research is to examine the key elements and outcomes of this ecotourism project.
The study highlights the importance of community involvement in the planning and management of the tourism center. Local communities have been active partners in designing experiences that showcase their culture and environment, thus ensuring the sustainability of the project and a sense of ownership.
Moreover, the environmental conservation aspects of the Ondaro Bay Area ecotourism approach are explored. The research discusses various eco-friendly practices, such as wildlife protection, waste management, and responsible tourism behaviors that help maintain the natural beauty of the area while offering educational opportunities to visitors.
In conclusion, the Ondaro Bay Area tourism center serves as a model for sustainable tourism development, demonstrating the successful integration of ecotourism principles with community engagement. This research contributes valuable insights for practitioners, policymakers, and researchers interested in promoting sustainable tourism initiatives that prioritize both environmental preservation and socio-economic development.
Kata Kunci : Pariwisata berkelanjutan, Ekowisata, Kawasan Teluk Ondaro, Desa Bete-Bete, Keterlibatan masyarakat, Pelestarian lingkungan