Dampak peer-OSCE dalam meningkatkan kepercayaan diri dan nilai ujian keterampilan klinis mahasiswa kedokteran
ALTHOF FATHON AMSAKA, dr. Widyandana, MHPE., Ph.D., Sp.M(K); dr. Rachmadya Nur Hidayah, M.Sc., Ph.D
2024 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran
Latar belakang: Mahasiswa kedokteran mempelajari keterampilan klinis yang nantinya akan ia praktikkan terhadap pasien dalam pelayanan kesehatan yang optimal dan aman. Namun ternyata, latihan keterampilan klinis dapat menjadi sumber kepercayaan diri yang rendah pada mahasiswa. Padahal, tingkat kepercayaan diri yang sesuai dibutuhkan untuk mentransformasi mahasiswa kedokteran menjadi praktisi medis yang mampu menangani permasalahan pasien.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah peer-OSCE (Objective Structured Clinical Examination) memiliki dampak terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa pada performa keterampilan klinik dan nilai ujian keterampilan klinik.
Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan kuasi eksperimental tipe postest only control group design. Pelaksanaan penelitian ini dengan memberi perlakuan yang berbeda pada 2 kelompok: kontrol dan perlakuan. Kelompok perlakuan menjalani perlakuan berupa partisipasi dalam peer-OSCE setelah latihan keterampilan klinis sedangkan kelompok kontrol tidak mengikuti peer-OSCE. Data tingkat kepercayaan diri diambil menggunakan kuesioner. Data nilai ujian keterampilan klinik diambil menggunakan rubrik OSCE. Data dilakukan analisis perbandingan secara statistik.
Hasil: Tingkat kepercayaan diri mahasiswa yang menjalani peer-OSCE lebih besar dibandingkan yang tidak. Perbedaan tersebut signifikan (p-value 0,000). Terdapat perbedaan signifikan pada tingkat kepercayaan diri mahasiswa yang dipersepsikan penguji antara yang menjalani peer-OSCE dengan yang tidak (p-value 0,023). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara kepercayaan diri yang dilaporkan mahasiswa dan yang dipersepsikan penguji (p-value: 0,39). Nilai OSCE mahasiswa yang menjalani peer-OSCE lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Perbedaan tersebut signifikan (p-value 0,030).
Kesimpulan: Peer-OSCE memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan diri dan nilai OSCE mahasiswa terkait keterarampilan klinis dan OSCE. Tingkat kepercayaan diri mahasiswa yang melakukan peer-OSCE lebih baik dari mahasiswa yang tidak. Menurut penguji, nilai ujian OSCE dan kepercayaan diri keterampilan klinik mahasiswa yang melakukan peer-OSCE lebih baik dari mahasiswa yang tidak. Tidak ada perbedaan bermakna antara penilaian kepercayaan diri mahasiswa dengan penilaian oleh penguji saat OSCE.
Background: Medical students learn clinical skills that they will later practice in patients’ care safely and optimally. However, it turns out that clinical skills training can be a source of low self-confidence in students. Whereas ideally appropriate level of self-confidence is needed to transform medical students into medical practitioners who are able to handle patients’ problems.
Aims: This study aims to assess whether peer-OSCE has an impact on students' level of confidence in clinical skills performance and clinical skills test scores.
Methods: This research is quantitative in nature with quasi-experimental type, posttest only control group design. This research was carried out by giving different treatments to 2 groups: control and intervention. The intervention group underwent treatment in the form of participation in peer-OSCE after clinical skills training while the control group did not participate in peer-OSCE. Data on self-confidence levels were taken using a questionnaire. Clinical skills test score data was taken using the OSCE rubric. Data were subjected to statistical comparative analysis..
Results: The level of self-confidence of students who underwent peer-OSCE was greater than those who did not. This difference is significant (p-value 0.000). There is a significant difference in the level of students’ confidence perceived by faculty examiners between those who underwent peer-OSCE and those who did not (p-value 0.023). There was no significant difference between student-reported self-confidence and faculty-examiner-perceived confidence (p-value: 0.39). The OSCE scores of students who underwent peer-OSCE were higher than those who did not. This difference is significant (p-value 0.030)..
Conclusion: Peer-OSCEs have a significant impact on students' self-confidence regarding clinical skills and OSCE scores. The level of self-confidence of students who underwent peer-OSCE is better than students who do not. According to examiners, the OSCE scores and clinical skills confidence of students who took peer-OSCE were better than students who did not. There was no significant difference between student-reported self-confidence and faculty-examiner-perceived confidence.
Kata Kunci : Peer-OSCE, kepercayaan diri, nilai OSCE