Laporkan Masalah

Photovoice sebagai Strategi Meningkatkan Kepedulian Masyarakat terhadap Eksklusi Sosial Populasi Kunci: Studi Kasus di Kabupaten Bandung Barat

AMI KAMILA, Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri, M.A.; Widyawati, S.Kp., M. Kes., Ph. D.; Prof. dr. Moch. Hakimi, Sp. OG(K)., Ph. D.

2024 | Disertasi | DOKTOR ILMU KEDOKTERAN DAN KESEHATAN

Latar Belakang: Stigma dan diskriminasi terhadap populasi kunci di Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu penyebab rendahnya keberlanjutan pengobatan ARV. Keterlibatan populasi terstigma sangat diperlukan dalam memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keterbatasan yang mereka hadapi akibat stigma. 

Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bentuk-bentuk eksklusi sosial yang dialami populasi kunci, mengidentifikasi peran dan upaya stakeholders dalam implementasi program penanggulangan human immunodeficiency virus (HIV), serta mengevaluasi dampak pameran photovoice terhadap persepsi dan sikap inklusi masyarakat. 

Metode: Penelitian menggunakan pendekatan embedded single case study dengan explanatory case study pattern, dilakukan di Kabupaten Bandung Barat, melibatkan 18 partisipan populasi kunci, 17 partisipan stakeholders, 252 pengunjung pameran, dan 34 partisipan peserta pameran. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap pertama, pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2022. Analisis tahap pertama dilakukan dengan interpretatif fenomenologi. Tahap kedua pada Agustus 2023 melalui focus group discussion (FGD), melibatkan 17 partisipan stakeholders seperti tenaga kesehatan, konselor, pengelola program, dan pembuat kebijakan. Analisis kualitatif dilakukan dengan metode Colaizzi. Pada tahap ketiga, penyusunan foto untuk pameran dilakukan pada September hingga Oktober 2023. Foto-foto tersebut disusun dengan pendekatan visual analysis, menampilkan narasi kuat yang mengedukasi dan menyentuh peserta. Tahap keempat merupakan evaluasi pameran photovoice pada November hingga Desember 2023 untuk mengukur dampak pameran terhadap persepsi dan sikap inklusi masyarakat. 

Hasil: Hasil eksplorasi melalui photovoice menunjukkan bahwa populasi kunci mengalami eksklusi sosial, stigma, dan diskriminasi yang memengaruhi kualitas hidup mereka. Foto dan narasi yang dihasilkan menggambarkan tantangan dan harapan populasi kunci, memberikan wawasan mendalam tentang pengalaman mereka. Evaluasi menunjukkan bahwa pameran photovoice bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman dan empati masyarakat terhadap populasi kunci, dengan peningkatan skor inklusi sosial dari 143,42 ± 25,9 menjadi 152,98 ± 24,5 (p-value 0,000), mencerminkan peningkatan signifikan dalam inklusi sosial masyarakat. Stakeholders memiliki peran penting dalam mengurangi stigma dan meningkatkan inklusi sosial, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan stigma tinggi di masyarakat. 

Kesimpulan: Photovoice berkontribusi positif dalam mengurangi eksklusi sosial dan meningkatkan inklusi sosial. Diperlukan penjangkauan peserta pameran yang lebih luas dengan karakteristik beragam dan pengembangan program yang lebih inklusif untuk memperkuat dampak positif ini serta meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat. 

Background: Stigma and discrimination against key populations in West Bandung Regency are among the causes of low ARV treatment adherence. The involvement of stigmatized populations is crucial in providing education to raise public awareness about the limitations they face due to stigma. 

Objectives: This study aims to explore and analyze the forms of social exclusion experienced by key populations, identify the roles and efforts of stakeholders in implementing HIV/AIDS intervention programs, and evaluate the impact of the photovoice exhibition on public perceptions and attitudes towards the social inclusion of key populations. 

Methods: The study uses an embedded single case study approach with an explanatory case study pattern conducted in the West Bandung Regency. It involved 18 key population participants, 17 stakeholders, 252 exhibition visitors, and 34 participants. The study was conducted in several stages. The first stage, data collection, was carried out from July to December 2022, with the analysis conducted using interpretative phenomenology. The second stage in August 2023 involved focus group discussions (FGD) with 17 stakeholders, including healthcare workers, counselors, program managers, and policymakers. Qualitative analysis was performed using Colaizzi’s method. In the third stage, the photos for the exhibition were curated between September and October 2023, using a visual analysis approach to create compelling narratives that educate and move the audience. The fourth stage involved evaluating the photovoice exhibition from November to December 2023 to measure its impact on public perceptions and attitudes toward social inclusion. 

Results: The photovoice exploration revealed that key populations experience social exclusion, stigma, and discrimination, affecting their quality of life. The photos and narratives illustrated these populations' challenges and hopes, offering deep insights into their experiences. The evaluation indicated that the photovoice exhibition effectively enhanced public understanding and empathy toward key populations, with social inclusion scores increasing from 143.42 ± 25.9 to 152.98 ± 24.5 (p-value 0.000), reflecting a significant improvement in social inclusion. Stakeholders play a crucial role in reducing stigma and promoting social inclusion, though challenges such as limited resources and high societal stigma persist. 

Conclusion: Photovoice positively contributes to reducing social exclusion and enhancing social inclusion. Expanding the reach of exhibition participants with diverse characteristics and developing more inclusive programs are needed to strengthen this positive impact and increase public awareness and empathy. 

Kata Kunci : photovoice, populasi kunci, inklusi sosial, stigma HIV/AIDS, partisipasi komunitas, visual analisis

  1. S3-2024-468091-abstract.pdf  
  2. S3-2024-468091-bibliography.pdf  
  3. S3-2024-468091-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2024-468091-title.pdf