Laporkan Masalah

Pengaruh Pengungkapan Non-Finansial melalui Pelaporan LST terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Perusahaan Sektor Energi, Material Dasar, dan Utilitas di Lima Negara Asia Tenggara Tahun 2018-2022)

YUDHISTHIRA ADHIEN SUSETYA, Singgih Wijayana, S.E., M.Sc., Ph.D.

2024 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi sejauh mana pengungkapan non-finansial melalui pelaporan LST (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) memengaruhi nilai perusahaan di sektor energi, material dasar, dan utilitas di lima negara Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan efek lag satu tahun untuk variabel independen, skor LST, selama periode 2017-2021, sedangkan observasi untuk variabel dependen dilakukan selama 2018-2022. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 180  data observasi. Data untuk penelitian ini diperoleh melalui dataset Thomson Reuters dan laporan keuangan tahunan perusahaan. Nilai perusahaan diukur menggunakan proksi Tobin's Q, yaitu rasio nilai pasar terhadap nilai buku perusahaan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengungkapan LST di lima negara Asia Tenggara memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan di sektor energi, material dasar, dan utilitas. Secara terpisah, pengungkapan lingkungan berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan sedangkan pengungkapan sosial dan tata kelola memberikan pengaruh signifikan positif. Penelitian ini memberikan implikasi pada perkembangan regulasi pengungkapan LST di kawasan Asia Tenggara untuk meningkatkan kualitas pengungkapan dan mengurangi asimetri informasi. 

This study investigates the extent to which non-financial disclosures through ESG (Environmental, Social, and Governance) reporting influence firm value in the Energy, Basic Materials, and Utilities sectors across five Southeast Asian countries. The study employs a one-year lagged effect for the independent variable, ESG score, during the period of 2017-2021, while observations for the dependent variable are made during 2018-2022. The research sample is selected using purposive sampling, resulting in 180 observational data points. Data for the study is obtained from the Thomson Reuters dataset and companies' annual financial reports. Firm value is measured using the proxy Tobin's Q, which is the ratio of market value to book value of the firm. The findings of this study indicate that overall ESG disclosure in the five Southeast Asian countries has a significant positive effect on firm value in the energy, basic materials, and utilities sectors. Separately, environmental disclosure has a significant negative effect on firm value, while social and governance disclosures have significant positive effects. The study has implications for the development of ESG disclosure regulations in the Southeast Asian region to enhance disclosure quality and reduce information asymmetry. 

Kata Kunci : Kata Kunci: Pengungkapan non-finansial, LST, Tobin’s Q, Asia Tenggara

  1. S1-2024-454814-abstract.pdf  
  2. S1-2024-454814-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-454814-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-454814-title.pdf