Analisis Kapabilitas PT PLN Indonesia Power Menjalani Bisnis Luar Negeri Untuk Menjadi Perusahaan Global
Wisnu Kurniawan, Ainun Na`im, M.B.A., Ph.D., Prof.
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian tesis ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kapabilitas yang dimiliki PT PLN Indonesia Power salah satu subholding PT PLN (Persero) yang mendapat amanat dari Kementrian BUMN dan Target dari PT PLN (persero) untuk menjalankan global bisnis atau bisnis luar negeri dan menjadi perusahaan global dengan metode kualitatif, dengan beberapa metode yaitu analisis keunggulan spesifik perusahaan atau Firm Spesific Advantage (FSA) dan keunggulan spesifik negara-negara yang akan menjadi tujuan global bisnis PT PLN Indonesia Power atau Country Spesific Advantage (CSA). Dengan mendapatkan FSA dan CSA, dapat ditentukan prioritas negara untuk dikunjungi berbisnis di sana. Selanjutnya dapat diprediksi bagaimana PT PLN Indonesia Power masuk ke negara tersebut untuk berbisnis.
Dari hasil penelitian dan analisis FSA diketahui bahwa PT PLN Indonesia Power memiliki kapabilitas dan sumberdaya yang kuat untuk menjalani internasional bisnis. Namun juga teridentifikasi beberapa kesenjangan yang perlu segera dikembangkan agar dapat unggul menjalankan bisnis luar negeri. Penelitian dan analisis CSA melalui model diamond, dapat diketahui negara mana yang mememiliki daya tarik untuk menjadi tujuan bisnis, dimana Arab Saudi, Vietnam, Kuwait dan Philipina memiliki daya tarik yang bagus sebagai negara tujuan bisnis Global dengan tantangan dan peluang yang berbeda dan spesifik di masing-masing negara sehingga membutuhkan strategi yang juga berbeda.
Melalui Matrik Klasik Rugman CSA/FSA diketahui bahwa PT PLN Indonesia Power memiliki FSA yang kuat dan CSA negara tujuan yang kuat, untuk berbisnis, perusahaan dianjurkan melakukan metode joint venture atau penanaman modal langsung atau aliansi non ekuitas di negara tujuan. Untuk menjadi perusahaan global, PLN IP harus memperbaharui jangkauan FSAnya ke wilayah lain seperti Eropa dan Amerika.
This thesis research was carried out with the aim of analyzing the capabilities of PT PLN Indonesia Power, one of the subholdings of PT PLN (Persero) which received a mandate from the Ministry of BUMN and the target of PT PLN (Persero) to run global business or overseas business and become a global company with qualitative methods, by several analytical methods, such as analysis of company-specific advantages or Firm Specific Advantage (FSA) and specific advantages of countries that will be the global business destination of PT PLN Indonesia Power or Country Specific Advantage (CSA).By obtaining FSA and CSA, priority countries can be determined to visit for business there. And then, it can be predicted how PT PLN Indonesia Power will enter the country to do business.
From the results of FSA's research and analysis, it is known that PT PLN Indonesia Power has strong capabilities and resources to carry out international business. However, several gaps were also identified that needed to be developed immediately in order to excel in running overseas business. CSA research and analysis through the diamond model, can be seen which countries are attractive as business destinations, where Saudi Arabia, Vietnam, Kuwait and Philippine have good attractiveness as global business destination countries with different and specific challenges and opportunities in each country so that they require different strategies.
Through the Classic Rugman CSA/FSA Matrix, it is known that PT PLN Indonesia Power has a strong FSA and a strong CSA in the destination country. To do business, companies are recommended to use a joint venture method or direct investment or non-equity alliance in the destination country. To become a global company, PT PLN Indonesia Power must renew its FSA reach to other regions such as Europe and America.
Kata Kunci : Diamond Model, Keunggulan Spesifik Perusahaan, Keunggulan Spesifik Negara, Matriks Klasik Rugman CSA/FSA, daya tarik negara, bisnis global