Laporkan Masalah

Komunikasi dalam Perubahan Organisasi Pemerintah (Studi Kasus Pendekatan Sistem Informasi pada Transformasi Tata Kelola UPT Balai Diklat KKB Tahun 2021-2023)

Novia Permata Sari, Prof. Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni, S.IP., M.Si

2024 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya komunikatif dalam perubahan tata kelola UPT Balai Diklat KKB Malang dan Jember. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh resistensi perubahan di organisasi pemerintah yang utamanya muncul dari internal organisasi. Pada tahun 2021, Pusdiklat KKB BKKBN melakukan transformasi tata kelola UPT Balai Diklat KKB dan mengalami gejolak internal. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dari berbagai dokumen pendukung. Peneliti menggunakan pendekatan sistem informasi untuk mempaparkan dan menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahapan pengelolaan informasi, enactment atau penetapan, selection, dan retention atau penyesuaian kembali telah dilakukan selama masa transisi tahun 2021-2023. Walaupun demikian, perubahan belum dapat diimplementasikan sepenuhnya. Penetapan informasi merupakan tahapan penting namun belum dilakukan dengan melibatkan stakeholder. Hal tersebut menyebabkan adanya pergeseran konstruksi makna berkaitan urgensi dan kebutuhan transformasi tata kelola UPT Balai Diklat KKB dari penataan internal dan pembentukan sebagai unit mandiri menjadi perubahan struktur dan upaya adaptif melalui pembentukan rutinitas. Sementara, penyesuaian dilakukan oleh Pusdiklat dan Pimpinan BKKBN dengan menetapkan pedoman teknis dan pembentukan tim pengelola UPT dari berbagai komponen di lingkunan BKKBN serta memberikan kewenangan kepada UPT untuk dapat menjalankan program layanan mandiri non pajak. Dengan demikian, komunikasi perubahan dipahami sebagai segala upaya yang dilakukan oleh Pusdiklat selama proses perubahan.

This research aims to analyze communicative efforts in changing the governance of UPT Balai Diklat KKB Malang and Jember. This research is motivated by resistance to change in government organizations, which mainly arises from internal organizations. In 2021, Pusdiklat KKB BKKBN transformed the governance of the UPT Balai Diklat KKB and experienced internal turmoil. The research used a case study method with data collection through interviews and documentation from various supporting documents. Researchers used an information systems approach to present and analyze the data obtained. The results showed that the stages of information management, enactment or determination, selection, and retention or readjustment had been carried out during the transition period of 2021-2023. However, changes have not yet been fully implemented. Information determination is an important stage but has not been carried out by involving stakeholders. This has caused a shift in the construction of meaning regarding the urgency and need for transformation of the UPT Balai Diklat KKB governance from internal structuring and formation as an independent unit to structural changes and adaptive efforts through the formation of routines. Meanwhile, adjustments were made by Pusdiklat and the BKKBN leadership by establishing technical guidelines and forming UPT management teams from various components in the BKKBN environment and giving UPT the authority to be able to run non-tax self-service programs. Thus, change communication is understood as all efforts made by Pusdiklat during the change process.

Kata Kunci : Komunikasi, Perubahan, Organisasi, Pemerintah, Pusdiklat, UPT Balai Diklat KKB, Informasi, Communication, Change, Organizations, Government, Information

  1. S2-2024-500646-abstract.pdf  
  2. S2-2024-500646-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-500646-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-500646-title.pdf