Laporkan Masalah

Efektivitas Psikoedukasi Uncertainty Management Terhadap Ketidakpastian Penyakit dan Manajemen Diri pada Pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) dengan Hemodialisis di RS Akademik UGM

Ika Setyasari, Prof. Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes.; Dr. Wenny Artanty Nisman, S.Kep. Ns., M.Kes.

2024 | Tesis | S2 Magister Keperawatan

Latar Belakang: Pasien hemodialisis rentan mengalami ketidakpastian penyakit yang seringkali menimbulkan rendahnya kemampuan manajemen diri (pengaturan diit, cairan serta obat-obatan). Psikoedukasi uncertainty management berdasarkan teori RUIT selama ini belum banyak dilakukan pada pasien hemodialisis. Psikoedukasi uncertainty management dapat menjadi salah satu intervensi holistik untuk mengatasi masalah ketidakpastian penyakit dan manajemen diri pasien hemodialisis.

Tujuan: Menguji efektivitas psikoedukasi uncertainty management terhadap ketidakpastian penyakit dan manajemen diri pasien hemodialisis. 

Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi experiment pre-post test non-equivalent control group pada 74 pasien hemodialisis. Kelompok eksperimen mendapatkan psikoedukasi uncertainty management sebanyak 5 sesi (2 sesi offline dan 3 sesi online). Luaran diukur menggunakan MUIS-A dan HDSMI pada saat awal serta 1 minggu setelah intervensi. Uji independent dan paired t-test, serta uji Mann-Whitney dan Wilcoxon digunakan untuk menganalisis efektivitas psikoedukasi uncertainty management.

Hasil: Rerata skor ketidakpastian penyakit menurun secara signifikan pada kelompok eksperimen (94 menjadi 85) dibandingkan kelompok kontrol (90 menjadi 98), sedangkan rerata skor manajemen diri meningkat secara signifikan pada kelompok eksperimen (87,78 menjadi 94,59) dibandingkan kelompok kontrol (88,03 menjadi 88,11). Psikoedukasi uncertainty management secara signifikan menurunkan rerata skor ketidakpastian penyakit pada kelompok eksperimen (p<0>effect size = -1,08) dan meningkatkan skor manajemen diri (p=0,002; effect size = 0,74) dibandingkan perawatan standar. Hasil multivariat menunjukkan bahwa lama menjalani HD menjadi variabel luar yang paling berpengaruh terhadap manajemen diri. 

Kesimpulan: Psikoedukasi uncertainty management efektif dalam menurunkan ketidakpastian penyakit dan meningkatkan manajemen diri pada pasien hemodialisis.

Background: Hemodialysis patients are vulnerable to uncertainty in illness which often results in low ability of self-management (regulating diet, fluids and medications). Uncertainty psychoeducation based on RUIT theory is still limited in hemodialysis patients. Uncertainty psychoeducation can become a holistic intervention to overcome uncertainty in illness dan self-management for CKD patients with hemodialysis.

Objective: To examine effectiveness of uncertainty psychoeducation on uncertainty in illness and self-management of hemodialysis patients.

Method: Quasi-experimental pre-post test non-equivalent control group design with 74 HD patients. The experimental group received 5 sessions (2 offline and 3 online) uncertainty psychoeducation. Outcomes were measured using the MUIS-A and HDSMI at baseline and 1 week post-intervention. Independent and paired t-tests, Mann-Whitney and Wilcoxon tests, were utilized to analyze the effectiveness of the uncertainty psychoeducation.

Results: The average score of uncertainty in illness decreased significantly in the experimental group (94 to 85) compared to the control group (90 to 98), while the average score of self-management increased significantly in the experimental group (87,78 to 94,59) compared to the control group (88,03 to 88,11). Uncertainty psychoeducation was effective in significantly reducing uncertainty in illness (p<0 xss=removed p=0,002; xss=removed>

Conclusion: Uncertainty psychoeducation is effective in reducing uncertainty in illness and improving self-management in CKD patients on hemodialysis.

Kata Kunci : gagal ginjal kronis, hemodialisis, ketidakpastian penyakit, manajemen diri, psikoedukasi.

  1. S2-2024-501992-abstract.pdf  
  2. S2-2024-501992-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-501992-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-501992-title.pdf