Laporkan Masalah

Kecepatan Pelarutan Kloramfenikol dalam Medium Dengan Kadar Tween-80 Relatif Tinggi dan Penetrasinya ke Dalam Membran Bakteri

Sri Pujiyanti, Drs. Riswaka Sudjaswadi, Apt., SU

1989 | Skripsi | S1 FARMASI

Kecepatan pelarutan suatu obat yang sukar larut merupa kan salah satu faktor yang ikut berperan dalam proses absorpsi obat tersebut. Pada penelitian ini dilakukan uji untuk memperoleh data tentang kemungkinan terjadinya ikatan obat-surfaktan kompleks pada penggunaan Tween-80 relative tinggi. Uji kecepatan pelarutan dilakukan dengan medium yang mengandung Tween-80 1%, 3%, dan 5% serta dengan medium air sebagai blanko, suhu diatur pada 37°C (1°c) dan kecepat an pemutaran pengaduk ( bentuk dayung) adalah 100 rpm. Hasil-hasilnya diungkapkan dalam " DE60 ", tetapan kecepatan pelarutan k serta metode Farina dan Llabres. Data yang diperoleh menunjukkan adanya penurunan kecepatan pelarutan pa da medium dengan kadar Tween-80 yang tertinggi yaitu 5% yang berarti merupakan tanda tercapainya keseimbangan antara obat bebas dan obat yang terikat sebagai kompleks dengan surfaktan. Sedangkan data uji daya hambat kloramfenikol pada pertumbuhan mikroorganisme Staphyllococcus aureus menunjukkan bahwa pada kadar Tween-80 yang tertinggi yaitu 5%, daya hambatnya paling besar. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai landasan a wal dan pendukung asumsi terjadinya ikatan obat dengan sur- faktan pada kadar relatif tinggi. Penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas misel sebagai " reservoir " dan terjadinya perubahan permeabilitas membran masih perlu dilakukan.

Kata Kunci : Kloramfenikol, Tween-80, Membran bakteri

  1. S1-FAR-1989-SriPujiyanti-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1989-SriPujiyanti-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1989-SriPujiyanti-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1989-SriPujiyanti-tittle.pdf