Pengaruh faktor-faktor makroekonomi terhadap indeks harga perkantoran sewa pada sembilan kota di Indonesia
Widiana Samudra, Prof. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A, M.P.M., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Pembangunan ekonomi mendorong terbentuknya kota-kota dan central bussiness ditrict (CBD) sebagai hasil dari aglomerasi ekonomi. Salah satu jenis bangunan yang menjadi ciri dari CBD adalah gedung kantor sebagai tempat yang digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan administratif, manajerial, dan profesional dalam suatu organisasi atau bisnis. Keberadaan dan harga dari gedung kantor menjadi hal yang perlu diperhatikan karena kantor tak hanya menjadi faktor produksi dari kegiatan ekonomi namun juga umumnya melibatkan investasi jangka panjang dengan jumlah yang besar bagi penggiat bisnisnya.
Faktor yang memengaruhi harga dari sewa kantor antara lain adalah faktor makroekonomi yang dapat memengaruhi perilaku pengambil keputusan di pasar properti. Penelitian terdahulu mengenai pengaruh faktor makroekonomi terhadap harga sewa perkantoran hingga saat ini masih terbatas dan menunjukkan kesimpulan yang berbeda-beda satu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor makroekonomi berupa penawaran, permintaan, PDRB riil, tingkat suku bunga, dan inflasi terhadap indeks harga perkantoran sewa pada sembilan kota di Indonesia tahun 2017-2023.
Hasil analisis yang dilakukan memberikan kesimpulan bahwa faktor makroekonomi berupa permintaan dan tingkat suku bunga memiliki pengaruh yang signifikan dan konsisten berdasarkan pada hasil regresi data panel statis dengan random effect model dan regresi data panel dinamis dengan GMM Arellano-Bond. Melalui penelitian ini juga didapatkan kesimpulan bahwa faktor harga perkantoran sewa di masa lalu turut memberikan pengaruh terhadap harga perkantoran sewa di masa kini.
Kata Kunci : Perkantoran, Sewa, Makroekonomi, Indeks Harga