Strategi Pemerintah Daerah Dalam Mengoptimalkan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni di Daerah Istimewa Yogyakarta
WINDA ISTI WIDYANI, Dr. Nurhadi Susanto, SH., M.Hum
2024 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)
Rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi salah satu problematika yang harus dihadapi dalam mewujudkan hunian yang layak bagi seluruh masyarakat. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu daerah dengan jumlah RTLH yang tinggi sehingga mendorong pemerintah terus melaksanakan upaya penanganan RTLH. Akan tetapi, upaya penanganan RTLH harus terhambat dengan adanya pandemi COVID-19 yang mempengaruhi berbagai aspek dalam masyarakat. Sementara, di sisi lain pemerintah harus terus melaksanakan upaya penanganan RTLH disamping adanya berbagai fenomena yang terjadi. Penelitian ini berfokus pada merancang strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penanganan RTLH di DIY dengan berdasarkan hasil analisis implementasi penanganan RTLH pada tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis foresight, sedangkan metode pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam mengoptimalkan penanganan RTLH di DIY, pemerintah dapat menerapkan beberapa strategi diantaranya dengan memaksimalkan penggunaan teknologi, memperkuat kerjasama pemerintah, swasta, dan masyarakat, melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, pembaruan data secara berkala, mengoptimalkan peran pemerintah desa, pembuatan dukungan regulasi terkait, mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan, meningkatkan keswadayaan dan partisipasi masyarakat, dan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.
Uninhabitable housing (RTLH) is one of the problems that must be faced in creating adequate housing for the entire community. The Special Region of Yogyakarta is one of the regions with a high number of RTLH, thus encouraging the government to continue implementing efforts to handle RTLH. However, efforts to handle RTLH have been hampered by the COVID-19 pandemic, which has affected various aspects of society. Meanwhile, on the other hand, the government must continue to carry out efforts to handle RTLH despite the various phenomena that occur. This research focuses on designing regional government strategies for optimizing RTLH handling in DIY based on the results of an analysis of the implementation of RTLH handling in 2018–2022. This research uses a qualitative method with foresight analysis, while the data collection method uses structured interviews and documentation. The results of this research show that in optimizing the handling of RTLH in DIY, the government can implement several strategies, including maximizing the use of technology, strengthening government, private, and community cooperation, providing education and outreach to the community, updating data regularly, optimizing the role of village government, creating support for related regulations, optimizing various funding sources, increasing community self-sufficiency and participation, and increasing community economic capacity.
Kata Kunci : Rumah Tidak Layak Huni, Strategi, Pemerintah Daerah