Pengaruh Kampanye Boikot dan Tingkat Substitusi Produk terhadap NPM Perusahaan FMCG dan Teknologi
VANYA MAURA SAHARANI, Sumiyana, Dr., M.Si., Ak., CA.
2024 | Skripsi | AKUNTANSI
Boikot karena tindakan McDonald’s Israel dari donasi makanan kepada IDF memicu gerakan BDS yang mengakibatkan penurunan penjualan dan NPM pada beberapa perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Different-in-Different-in-Different (DDD) untuk membandingkan perubahan kinerja sebelum dan sesudah boikot, dengan perhitungan variabel kontrol seperti pandemi COVID-19. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang menjadi target boikot dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan perusahaan FMCG sangat rentan terhadap dampak boikot, akibatnya NPM menurun. Hasil berbeda ditemukan pada perusahaan teknologi yang relatif kebal berdasarkan stabilitas kinerja finansialnya pasca boikot. Studi ini memberikan wawasan tentang strategi diversifikasi yang dapat diterapkan oleh perusahaan FMCG untuk mengurangi dampak boikot dan menekankan pentingnya pertimbangan aspek etis dalam operasional perusahaan.
The boycott initiated by McDonald’s Israel's food donations to the IDF instigated the BDS movement, which resulted in a decline in sales and NPM for several companies. This study employs a quantitative method with a Difference-in-Difference-in-Difference (DDD) approach to compare performance changes before and after the boycott, accounting for control variables such as the COVID-19 pandemic. Secondary data was sourced from the financial statements of companies targeted by the boycott and analyzed using SPSS 25 software. The findings indicate that FMCG companies are highly susceptible to the effects of the boycott, leading to a decrease in NPM. In contrast, technology companies demonstrated relative resilience, as evidenced by the stability of their financial performance post-boycott. This study provides insights into diversification strategies that FMCG companies can adopt to mitigate the impact of boycotts and underscores the importance of ethical considerations in corporate operations.
Kata Kunci : Boikot, Perusahaan FMCG, Perusahaan Teknologi, NPM