Babad Sêngkala SK.186 Pupuh I-II Koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta Suntingan Teks dan Terjemahan
Ella Rahmawati, Dr. Sri Ratna Saktimulya, M. Hum
2024 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA
Naskah Babad Sêngkala yang menjadi objek penelitian ini merupakan naskah koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta dengan kode koleksi SK.186/S89 yang disimpan dalam Rol.16 No.3, selanjutnya penulis akan menyebutnya sebagai Babad Sêngkala SK.186. Teks Babad Sêngkala SK. 186 ini ditulis menggunakan aksara dan bahasa Jawa.Teks Babad Sêngkala SK.186 Pupuh I-II memuat cerita sejarah pada masa pemerintahan Susuhunan Pakubuwana II atas wilayah Keraton Kartasura yang saat itu menjalin kerjasama dengan VOC. Pupuh I-II mengisahkan adanya pergolakan terhadap pemerintahan berupa rencana pemberontakan yang diprakarsai oleh Pangeran Mangkunegara beserta sekutunya. Pemberontakan yang dilakukan adalah upaya penyerangan untuk merebut wilayah Masaran dan Matesih. Upaya perebutan wilayah Masaran gagal dilakukan namun Matesih berhasil jatuh ke tangan pihak Pangeran Mangkunegara.
Penelitian ini menyajikan suntingan dan terjemahan teks. Suntingan teks berupa alih aksara dari aksara Jawa ke aksara Latin dan terjemahan berupa alih bahasa dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan sebuah kajian filologis yang menyajikan suntingan teks edisi standar. Metode terjemahan menggunakan kombinasi terjemahan kata demi kata, literal, dan bebas. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat mempermudah para pembaca dalam mengetahui catatan peristiwa penting yang termuat dalam teks Babad Sêngkala SK.186 pupuh I-II.
The Babad Sêngkala manuscript which is the object of this research is a manuscript from the collection of the Yogyakarta Sonobudoyo Museum with collection code SK.186/S89 which is stored in Rol.16 No.3, hereafter the author will refer to it as Babad Sêngkala SK.186. The text of Babad Sêngkala SK.186 is written in Javanese script and language. Babad Sêngkala SK.186 pupuh I-II contains historical stories during the reign of Susuhunan Pakubuwana II over the Kartasura Palace area, which at that time was collaborating with the VOC. Pupuh I-II tells of an upheaval against the government in the form of a rebellion plan initiated by Pangeran Mangkunegara and his allies. The rebellion was an attempt to seize the areas of Masaran and Matesih. The attempt to seize Masaran failed but Matesih fell into the hands of Pangeran Mangkunegara.
This research presents text editing and translation. The text editing is in the form of script change from Javanese script to Latin script and the translation is in the form of language change from Javanese to Indonesian. This research is a philological study that presents a standard edition text edit. The translation method uses word-for-word, literal, and free translation. Through this research, it is hoped that it can facilitate readers in knowing the important event records contained in the text of Babad Sêngkala SK.186 pupuh I-II.
Kata Kunci : Babad Sêngkala SK.186, suntingan teks, terjemahan, pemberontakan Mangkunegara