Laporkan Masalah

Arena, Habitus, dan Modal dalam Pembangunan Masyarakat Berbasis Pariwisata di Kampung Wisata Tamansari, Kota Yogyakarta

MASKANAH PUTRI SALWA, Pinurba Parama Pratiyudha, S. Sos,. M. A.

2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Pariwisata merupakan salah satu kunci pembangunan nasional. Salah satu bentuk pengembangan pariwisata nasional adalah dengan penjamuran desa/kampung wisata. Pengelolaan desa wisata masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024. Dengan pengembangan pariwisata dapat memengaruhi pembangunan masyarakat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sisi sosial-budaya dengan menonjolkan identitas desa/kampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan masyarakat melalui pengembangan pariwisata di Kampung Wisata Tamansari, Yogyakarta dengan mengadopsi teori arena, habitus, dan modal oleh Pierre Bourdieu. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah metode naratif guna memahami identitas dan pandangan dunia orang lain melalui cerita-cerita yang didengarnya atau dituturkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa masyarakat masih belum memanfaatkan modal yang dimiliki secara optimal sehingga pengembangan pariwisata di sana belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakatnya. Kesimpulan menunjukkan bahwa masyarakat perlu menambah pengetahuan dan keterampilan mereka melalui proses pembelajaran yang dapat dilakukan melalui usaha berjejaring dengan desa/kampung wisata lain. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan maka akan berpengaruh pada pengembangan pariwisata sehingga masyarakat mampu bertahan pada arena kampung wisata melalui pemanfaatan potensi dan modal yang dimiliki. 

Tourism is one of the keys to national development. One form of national tourism development is the proliferation of tourist villages/villages. Tourism village management is included in the 2020-2024 Medium Term Development Plan. With the development of tourism, it can influence community development not only from an economic perspective, but also from a socio-cultural perspective by highlighting the identity of the village/village. This research aims to analyze community development through tourism development in the Tamansari Tourism Village, Yogyakarta by adopting the theory of arena, habitus and capital by Pierre Bourdieu. The method used in this research is a narrative method to understand the identity and worldview of other people through the stories they hear or tell in everyday life. The results of this research found that the community still does not utilize the capital they have optimally so that tourism development there is not optimal. This is caused by the limited knowledge and skills of the community. The conclusion shows that the community needs to increase their knowledge and skills through a learning process which can be carried out through networking efforts with other tourism villages/villages. By increasing knowledge and skills, it will have an impact on tourism development so that people are able to survive in the tourist village arena through utilizing the potential and capital they have.

Kata Kunci : Arena, Habitus, Modal, Bourdieu, Pembangunan Masyarakat, Pariwisata, Kampung Tamansari

  1. S1-2024-459849-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459849-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459849-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459849-title.pdf