Laporkan Masalah

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM DIFABLEPRENEUR CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL BOYOLALI

JANUARI SAFITRI, Dr. Silverius Djuni Prihatin, M.Si

2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Penyandang disabilitas seringkali mendapatkan stigma lemah dan tidak berdaya oleh masyarakat. Stigma ini menyebabkan banyaknya penyandang disabilitas yang mengalami diskriminasi, sehingga sulit mengakses hak dan aksesibilitas salah satunya dalam konteks kesejahteraan diri. Tercermin dari masih sedikitnya penyandang disabilitas yang bekerja dibanding dengan jumlah angkatan kerja. Atas permasalahan tersebut pemberdayaan menjadi sebuah bentuk penyediaan hak dan kewajiban yang inklusif bagi kesejahteraan diri penyandang disabilitas. Salah satunya dilaksanakan oleh CSR PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Boyolali melalui Program Difablepreneur.
Pemberdayaan masyarakat dalam penelitian ini dipahami dengan menggunakan konsep tahapan pemberdayaan oleh Wrihatnolo & Dwidjowijoto yang dikombinasikan dengan Jim Ife untuk identifikasi kekuatan pendayaan dan Suhendra untuk tolak ukur pemberdayaan dalam tahap pendayaan. Selain itu, penelitian ini juga menyertakan Aspek Pemberdayaan oleh Ginanjar Kartasasmita. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam (In-depth Interview).
Temuan penelitian menunjukan bahwa Program Difablepreneur CSR Pertamina FT Boyolali melewati tiga tahapan dengan dimulai tahapan penyadaran secara door to door bersama local hero, pemberian pelatihan dan fasilitas untuk mendukung adanya pemberian otoritas pengelolaan kelembagaan serta keberlanjutan, terakhir adanya daya berupa keterampilan dan motivasi para penyandang disabilitas. Selain itu, tahap terakhir juga ditemukan adanya kemampuan pengelolaan kelembagaan, kesejahteraan ekonomi dan sosial dari penjualan, serta penyaluran pekerja Kresna Patra ke Sektor Industri. Dalam konteks pemberdayaan, Program Difablepreneur mampu menyediakan program yang ramah disabilitas, fasilitas yang memadai, dan mengurangi ketergantungan peserta

Individuals with impairments are sometimes regarded by society as helpless and frail. Due to this stigma, a large number of disabled individuals face discrimination, which makes it challenging for them to access rights and accessibility, one of which is in the context of their personal welfare. The low percentage of disabled workers relative to the workforce as a whole reflects this. Empowerment is a way to provide inclusive rights and obligations for the welfare of people with disabilities in relation to this issue. Through the Difablepreneur Program, CSR PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Boyolali is implementing one of them.

The idea of empowerment phases developed by Wrihatnolo & Dwidjowijoto is used in this study to understand community empowerment. Jim Ife is used to identify empowerment strengths, and Suhendra is used to determine empowerment benchmarks at each level of the empowerment process. Furthermore, Ginanjar Kartasasmita's Aspects of Empowerment is included in this study. This kind of study is qualitative descriptive, and it collects data through in-depth interviews.

The results of the study demonstrate that the Difablepreneur CSR Pertamina FT Boyolali Program consists of three phases: first, a door-to-door awareness campaign involving local heroes; second, the provision of facilities and training to support the institutional management authority and sustainability; and third, the empowerment of individuals with disabilities through their skills and motivation. The ability of institutional management, the social and economic benefit derived from sales, and the distribution of Kresna Patra personnel to the industrial sector were also discovered in the final stage. In the context of empowerment, Difablepreneurs Program can offer programs that are accessible to people with disabilities, sufficient facilities, and a reduction in participant dependence.


Kata Kunci : Disabilitas, pemberdayaan masyarakat, Difablepreneur, Proses Pemberdayaan Masyarakat, keberlanjutan

  1. S1-2024-462879-abstract.pdf  
  2. S1-2024-462879-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-462879-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-462879-title.pdf