PERAN KEBERADAAN OBJEK WISATA TERHADAP KETANGGUHAN EKONOMI MASYARAKAT DI KAPANEWON GIRIMULYO, KULON PROGO
Aina Noor Masithoh, Dr. Eng. Ir. Muhammad Sani Roychansyah, ST, M.Eng.
2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Penelitian terkait ketangguhan ekonomi masyarakat dan objek wisata sudah banyak dilakukan. Meskipun demikian penelitian tersebut belum mampu menjelaskan peran objek wisata terhadap ketangguhan ekonomi wilayah pada level rumah tangga di area pegunungan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada peran keberadaan objek wisata terhadap ketangguhan ekonomi masyarakat di Kapanewon Girimulyo yang berlokasi di area Pegunungan Menoreh Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RII (Relative Importance Index) untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap indikator terkait livelihood assets yang berpengaruh pada ketangguhan ekonomi masyarakat serta metode analisis regresi logistik ordinal untuk mengkaji peran keberadaan objek wisata terhadap ketangguhan ekonomi masyarakat. Responden dalam penelitian ini berjumlah 115 orang yang mewakili 115 rumah tangga. Penelitian ini menemukan bahwa tiga indikator livelihood assets yang dianggap penting oleh masyarakat untuk mempertahankan ketangguhan ekonomi adalah kerukunan antartetangga, kepemilikan tempat tinggal, dan akses air bersih. Selain itu, objek wisata memiliki peran yang cukup penting dalam ketangguhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan natural capital. Indikator yang berpengaruh pada natural capital adalah attraction, amenity, dampak sosial budaya, dan dampak lingkungan.
Much research has been carried out regarding household economic resilience and tourist attractions. However, the research has not been able to explain the role of tourist attractions at the household level in mountainous areas. Therefore, this research focuses on the role of the existence of tourist attractions on household economic resilience in Kapanewon Girimulyo which is located in the Menoreh Mountains area, Kulon Progo Regency. This research used RII (Relative Importance Index) analysis to identify the people’s perception about the indicators related to livelihood assets that influence household economic resilience and the ordinal logistic regression analysis to examine the role of tourist attractions on household economic resilience. Respondents in this study are 115 people representing 115 households. This research found that three indicators of livelihood assets considered important by the community to maintain economic resilience are harmony between neighbors, ownership of housing, and access to clean water. Apart from that, tourist attractions have an important role in the economic resilience of society through increasing natural capital. Factors influencing natural capital are attraction, amenities, socio-cultural impact, and environmental impact.
Kata Kunci : ketangguhan ekonomi masyarakat, objek wisata, livelihood assets, pegunungan, Kapanewon Girimulyo Kulon Progo