Laporkan Masalah

PERAN WANITA DALAM DEWAN DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP PENGUNGKAPAN ANTI KORUPSI (Studi pada Perusahaan Sektor Finansial yang Terdaftar di BEI)

RAPHAELA AGNES ROMPAS, Zuni Barokah, S.E., M.Comm., Ph.D., CA.,

2024 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keberadaan wanita dalam Dewan dan struktur kepemilikan terhadap luas pengungkapan anti korupsi perusahaan. Keberadaan wanita dalam Dewan mencakup keberadaan wanita dalam Dewan direksi dan Dewan Komisaris dan struktur kepemilikan mencakup kepemilikan institusional dalam negeri dan kepemilikan institusional luar negeri. Adapun variabel dependen luas pengungkapan anti korupsi diukur dengan membandingkan jumlah komponen anti korupsi yang diungkapkan perusahaan dalam laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutan dengan lima komponen penilaian pengungkapan anti korupsi dari DataStream. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik purposive sampling pada perusahaan sektor finansial yang terdaftar di BEI pada periode 2022 dan 2023 sehingga menghasilkan jumlah sampel sebanyak 198 perusahaan. Untuk membuktikan hipotesis, penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda.

Dengan menggunakan variabel kontrol ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan Kualitas auditor hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan wanita dalam Dewan direksi dan Dewan Komisaris memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap luas pengungkapan anti korupsi. Variabel kepemilikan institusional dalam negeri dan kepemilikan institusional luar negeri tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap luas pengungkapan anti korupsi.

This research aims to analyze the impact of the presence of women on the board and ownership structure on the extent of corporate anti-corruption disclosure. The presence of women on the board includes women on the board of directors and the board of commissioners, and ownership structure includes domestic institutional ownership and foreign institutional ownership. The dependent variable, the extent of anti-corruption disclosure, is measured by comparing the number of anti-corruption components disclosed by the company in the annual report and/or sustainability report with the five anti-corruption disclosure assessment components from DataStream. Sample selection is carried out using purposive sampling technique on financial sector companies listed on the IDX for the period of 2022 and 2023, resulting in a total sample of 198 companies. To test the hypotheses, this research uses multiple linear regression analysis methods.

Using control variables such as company size, profitability, leverage, and auditor quality, the results of this study indicate that the presence of women on the board of directors and the board of commissioners has a significant positive effect on the extent of anti-corruption disclosure. The variables of domestic institutional ownership and foreign institutional ownership do not have a significant effect on the extent of anti-corruption disclosure.


Kata Kunci : Keberadaan wanita dalam dewan, struktur kepemilikan, pengungkapan anti korupsi, laporan tahunan, laporan keberlanjutan

  1. S1-2024-454805-abstract.pdf  
  2. S1-2024-454805-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-454805-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-454805-title.pdf