Laporkan Masalah

Keterkaitan Antara Bentuk Kota dan Wisata Kota di Kawasan Malioboro Yogyakarta

CUT RANA LATHIFADINAR, Dr. Eng. Ir. Muhammad Sani Roychansyah, S.T., M.Eng.

2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Popularitas Kawasan Malioboro telah mengundang jumlah wisatawan yang sangat besar dan terus meningkat. Tentunya untuk mengakomodir kegiatan wisatawan, berbagai akomodasi pariwisata kian marak dibangun. Sayangnya, pembangunan yang terus-menerus kerap mengakibatkan masifnya komersialisasi ruang yang berbuntut pada gentrifikasi pariwisata bersamaan dengan berbagai eksternalitas negatifnya.

Hal ini memicu pertanyaan tentang bagaimana aspek keberlanjutan pariwisata di Kawasan Malioboro, sebab kejenuhan pariwisata yang terjadi telah mengindikasikan gejala overtourism. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan lebih lanjut mengenai kejenuhan pariwisata tersebut berdasarkan aspek fisik spasial sehingga proses identifikasi didasarkan pada distribusi dan layanan berbagai akomodasi pariwisata. Lebih jauh, penelitian ini juga berusaha mempelajari tentang konfigurasi fisik (bentuk kota) seperti apa yang memberikan pengaruh terhadap tingginya tingkat kejenuhan pariwisata.

Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deduktif kuantitatif dengan desain studi kasus Kawasan Malioboro. Termasuk dalam bidang statistik spasial, penelitian ini menggunakan sel heksagonal sebagai unit analisis. Tingkat kejenuhan pariwisata didapat melalui sebuah indeks, yakni Tourism Services Index (TSI), sementara itu hubungan antara bentuk kota dan wisata kota dijelaskan melalui analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasilnya, secara keseluruhan rata-rata tingkat kejenuhan pariwisata di Kawasan Malioboro masih dalam tingkat sedang, hal ini dapat diartikan bahwa Kawasan Malioboro belum mengalami overtourism dengan keparahan berat, namun tentunya ini perlu menjadi perhatian. Sementara itu, lebar jalan dan jumlah persimpangan menjadi variabel bentuk kota yang memberikan pengaruh terbesar dalam menghasilkan kejenuhan pariwisata, yang mana hasil tersebut juga sangat berkaitan dengan karakteristik wisatawan di Malioboro yang cenderung memilih penginapan jenis hotel non bintang.


The popularity of Malioboro has significantly increased, attracting a large and growing number of tourists. Consequently, various tourism accommodations have been extensively developed to cater to tourist activities. Unfortunately, continuous development often leads to excessive commercialization of space, resulting in tourism gentrification along with its negative externalities. This situation raises concerns about the sustainability of tourism in Malioboro, as signs of tourism saturation indicate symptoms of overtourism. This study aims to provide further evidence regarding tourism saturation based on physical and spatial aspects, focusing on the distribution and services of various tourism accommodations. Additionally, it seeks to understand how urban physical configurations (urban form) influence the high levels of tourism saturation.

The research employs a deductive quantitative approach with a case study design focusing on the Malioboro area. As this study is spatial-statistics, hexagonal cells are utilized as the unit of analysis. The tourism saturation levels are determined through the Tourism Services Index (TSI), while the relationship between urban form and tourism is analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that, overall, the average tourism saturation level in Malioboro is moderate. This implies that while Malioboro has not yet experienced severe overtourism, it remains an issue of concern. Furthermore, street width and the number of intersections are identified as the urban form variables most significantly influencing tourism saturation. These findings correlate with the characteristics of tourists in Malioboro, who tend to prefer non-star hotel accommodations.

Kata Kunci : bentuk kota, wisata kota, layanan pariwisata, kejenuhan pariwisata, overtourism

  1. S1-2024-456058-abstract.pdf  
  2. S1-2024-456058-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-456058-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-456058-title.pdf