Penderitaan Imigran Eritrea dalam Novel Ragwatun Sauda`u karya Haji Jabir: Analisis Sosiologi Sastra
SALMAA MARIYAH AL QIBTHIYAH, Abdul Jawat Nur, S.S., M.Hum.
2024 | Skripsi | SASTRA ARAB
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk penderitaan
imigran Eritrea yang terjadi menjelang perang dengan Ethiopia hingga masa
setelah perang dalam novel Ragwatun Sauda`u karya Haji Jabir. Gerakan separatisme yang bertujuan
memisahkan diri menjadi negara sendiri menimbulkan konflik yang berkelanjutan.
Novel Ragwatun Sauda`u karya Haji Jabir menggambarkan seorang pemuda
Eritrea yang mengalami penderitaan sehingga memiliki keinginan untuk
meninggalkan tanah airnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teori sosiologi sastra, yaitu pendekatan dengan melihat masalah-masalah sosial
terkait dengan fakta yang ada dalam lingkup sosial. Metode yang digunakan
adalah metode deskriptif analitik yaitu mendeskripsikan fakta-fakta dan
menganalisisnya.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
dalam novel Ragwatun Sauda`u karya Haji Jabir ditemukan adanya lima bentuk penderitaan yang
dialami para imigran di antaranya krisis kemanusiaan yang dialami ketika masih
berada di negaranya, upaya perlindungan diri saat melarikan diri, trauma
mendalam, penindasan saat berhasil keluar dari negaranya, dan penghinaan
This research aims to determine the forms of suffering of Eritrean
immigrants that occurred before, during and after the war with Ethiopia in the
novel Ragwatun Sauda`u by Haji Jabir. The separatist movement which aims to separate itself into its
own country gives rise to ongoing conflict. The novel Ragwatun Sauda`u by Haji Jabir depicts an
Eritrean youth who experiences suffering and thus has the desire to leave his
homeland. The theory used in this research is literary sociology theory, namely
an approach that looks at social problems related to facts that exist in the
social sphere. The method used is the analytical descriptive method, namely
describing the facts and analyzing them.
The results of this research can be concluded
that in the novel Ragwatun Sauda`u by Haji Jabir, five forms of suffering experienced by
immigrants were found, including the humanitarian crisis experienced while
still in their country, efforts to protect themselves when fleeing, deep
trauma, oppression when they managed to get out. from his country, and
humiliation.
Kata Kunci : Eritrea, Ragwatun Sauda`u, Sosiologi Sastra